Penuh Haru, Wagub Banten Berikan Bantuan RTLH untuk Janda Lansia di Perbatasan

3 Menit Baca

Kota Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A Dimyati Natakusumah, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Mawantin, seorang janda lansia yang hidup sendiri di rumahnya yang sudah tidak layak di RT/RW 016/05, Kampung Salimah Suren, Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Usai melakukan kunjungan di Asrama Haji Kota Tangerang, Wagub Banten langsung menuju rumah Mawantin yang berada di perbatasan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, ia disambut oleh Mawantin beserta warga setempat.

Melihat kondisi Mawantin yang mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran, Wagub Banten berbicara dengan nada yang lebih keras agar dapat dipahami.

Baca Juga :  Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Ajak Seluruh Pemda Berkolaborasi

“Ibu matanya kenapa? Sudah berobat belum? Kalau belum, nanti kita bawa ke rumah sakit. Tidak perlu khawatir soal biaya, semuanya gratis,” ujar A Dimyati dengan penuh kepedulian.

Mawantin, yang awalnya terdiam, akhirnya menjawab setelah bantuan penerjemahan ke bahasa Sunda oleh tetangganya.

“Nuju teu damang. Aih panon tos lami. Tapi tos dicandak lalandong (Sedang sakit. Mata sudah lama. Tapi sudah dibawa berobat),” ujarnya dengan suara lirih.

Setelah berbincang sejenak, Wagub Banten masuk ke dalam rumah Mawantin.

Matanya berkaca-kaca saat melihat kondisi rumah yang sangat memprihatinkan—lantai hanya beralaskan terpal dan karung, bilik bambu sudah rapuh, serta kayu penyangga yang hampir roboh.

“Kayu ini sudah rapuh, kalau dibiarkan cepat atau lambat pasti akan roboh. Ya Allah, saya tidak bisa membiarkan warga saya hidup dalam kondisi seperti ini,” katanya sambil menyeka air mata.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Banten dan Wali Kota Serang Sinergi Kampanye GEMARIKAN

Sebagai seorang pemimpin, A Dimyati menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung ke lapangan dan membantu warga yang membutuhkan.

“Ini tanggung jawab saya. Saya tidak akan lelah berkeliling untuk memastikan masyarakat mendapat kehidupan yang layak,” tegasnya.

Tak hanya meninjau ruang utama dan kamar, Wagub Banten juga melihat dapur Mawantin yang kondisinya jauh dari kata layak.

“Ini tidak sehat. Sudah seperti kandang ayam. Kita harus segera membantu,” ujarnya prihatin.

Tangis haru pun pecah ketika Mawantin mengetahui bahwa dirinya menerima bantuan renovasi rumah sebesar Rp22,5 juta. Dengan terbata-bata, ia mengucapkan rasa terima kasihnya.

Baca Juga :  Angkat Bicara DSDABMBK Tangsel Soal Longsor Taman Jaletreng 2

“Ya Allah, terima kasih, Bapak. Semoga Bapak selalu diberi kesehatan,” ungkapnya penuh haru.

Sambil menengadahkan tangan, Mawantin mendoakan kebaikan bagi Wagub Banten dan seluruh masyarakat yang hadir turut mengamini doa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wagub Banten juga memberikan arahan kepada Camat, Lurah, serta RT setempat untuk memastikan bantuan diterima utuh oleh Mawantin.

“Saya minta tolong, pastikan bantuan ini tidak dipotong sedikit pun. Semua harus sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Aksi nyata Wagub Banten ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap semakin banyak masyarakat kurang mampu mendapatkan perhatian serupa dari pemerintah.

(***)

Bagikan Artikel Ini