Kemenimipas Canangkan Zona Integritas: Strategi Wamen PANRB Akselerasi WBK/WBBM

3 Menit Baca

Jakarta, bidiktangsel.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi mencanangkan Zona Integritas (ZI) dalam rangka memperkuat komitmen pemberantasan korupsi dan mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan transparan.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari upaya mencegah penyimpangan anggaran.

“Zona Integritas adalah langkah strategis untuk membangun budaya birokrasi yang anti-korupsi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ini harus terus dikawal dengan pengawasan yang ketat,” ujar Purwadi dalam acara Pelantikan Pejabat Pimti Pratama dan Pencanangan Pembangunan ZI Kemenimipas di Jakarta, Selasa (14/01/2025).

Pencanangan ini bertujuan membawa Kemenimipas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Baca Juga :  Bupati Serang Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih

Sejalan dengan program Zona Integritas yang telah berjalan di bawah Kementerian Hukum dan HAM, Kemenimipas kini mempersiapkan seluruh unit kerjanya untuk mengikuti jejak keberhasilan tersebut.

“Saya berharap Zona Integritas ini menjadi motor penggerak perubahan di seluruh unit kerja, sehingga pelayanan publik semakin optimal,” tambah Purwadi, didampingi Menteri Imipas Agus Andrianto dan Wakil Menteri Imipas Silmy Karim.

Strategi Lima Pilar Zona Integritas

Purwadi menjelaskan lima strategi utama akselerasi pembangunan ZI:

  1. Komitmen Pimpinan dan Seluruh Jajaran: Membangun semangat perubahan dari tingkat atas hingga staf.
  2. Kemudahan dan Transparansi Layanan: Memberikan pelayanan cepat, mudah, dan transparan.
  3. Program Berbasis Kebutuhan Publik: Mengembangkan inisiatif yang menjawab kebutuhan masyarakat.
  4. Monitoring Berkelanjutan: Melakukan pengawasan konsisten untuk memastikan keberlanjutan program.
  5. Komunikasi Publik Efektif: Menyampaikan perubahan kepada masyarakat secara transparan.
Baca Juga :  Pj Gubernur Al Muktabar Sambut Baik Pembahasan Dua Raperda Usul DPRD Provinsi Banten

“Strategi ini akan memastikan bahwa setiap unit kerja di Kemenimipas dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.

Menteri Imipas Agus Andrianto mengingatkan seluruh jajarannya untuk mengelola anggaran dengan bijak sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam program Asta Cita. Ia juga menekankan pentingnya introspeksi dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Pikirkan apa yang kita sukai dan tidak sukai dari pelayanan. Lakukan hal yang terbaik untuk masyarakat, sehingga keluhan bisa diminimalkan,” ujar Agus.

Agus juga meminta seluruh jajaran Kemenimipas untuk menjadi teladan dalam penggunaan anggaran dan tidak menyulitkan masyarakat dalam proses pelayanan.

Baca Juga :  Pencanangan Zona Integritas di Kementerian HAM, Wakil Menteri PANRB: Langkah Strategis Wujudkan Birokrasi Bersih dan Profesional

Capaian Zona Integritas

Dalam satu dekade terakhir, sebanyak 15.558 unit kerja telah diusulkan untuk predikat WBK/WBBM, dengan 2.302 unit meraih WBK dan 322 unit mendapatkan WBBM.

Pada 2024, partisipasi instansi dalam pembangunan ZI meningkat hingga 42,29% dibanding tahun sebelumnya, dengan 286 instansi turut serta.

Dengan komitmen yang kuat, Kemenimipas diharapkan mampu menjadi pelopor pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.


(***)

Bagikan Artikel Ini