TANGERANG, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni memberikan dukungan kepada atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Banten yang akan berlaga dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan tersebut ditandai dengan pelepasan kontingen SOIna Banten yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Tangerang, Senin (12/10/2026). Keikutsertaan kontingen ini menjadi bagian dari upaya mendorong olahraga inklusif sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan Provinsi Banten harus memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh masyarakat, termasuk atlet penyandang disabilitas intelektual.
“Banten yang maju, adil, dan merata adalah salah satu tujuan kita. Kesempatan yang sama kita berikan kepada anak-anak kita, dalam hal ini anak-anak tunagrahita,” kata Andra Soni.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Daerah (Pengda) SOIna Banten, para atlet, pelatih, serta pihak-pihak yang telah mendukung persiapan kontingen menghadapi kompetisi nasional tersebut.
Menurut Andra Soni, dedikasi para atlet dalam menjalani latihan, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan merupakan hal yang patut diapresiasi. Ia menilai, partisipasi dalam PESONAS bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan juga kesempatan untuk meningkatkan pengalaman bertanding dan membangun kemandirian.
Pemprov Banten, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif di berbagai bidang. Dengan demikian, seluruh warga diharapkan memiliki peluang yang sama untuk berkembang, memperoleh pelayanan yang layak, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, memperoleh pelayanan yang layak, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin turut memberikan pesan kepada para atlet dan pendamping agar menjaga kesehatan serta kondisi fisik selama mengikuti pertandingan. Ia berharap kontingen Banten dapat menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Sachrudin juga mendorong para atlet agar tampil percaya diri ketika menghadapi peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Harus percaya diri bahwa kalian mampu meraih prestasi di tingkat nasional. Selamat bertanding dan tunjukkan potensi terbaik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Kontingen sekaligus Ketua Pengda SOIna Banten, Lukman, menjelaskan bahwa PESONAS merupakan ajang olahraga bagi atlet penyandang disabilitas intelektual untuk berkompetisi, menunjukkan kemampuan, dan mengharumkan nama daerah.
Kontingen Banten yang diberangkatkan berjumlah 20 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 10 atlet, empat pelatih, empat ofisial, dan dua tenaga medis.
Dalam kompetisi PESONAS II 2026, para atlet Banten akan mengikuti empat cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, renang, dan tenis meja.
Lukman menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan terhadap pembinaan atlet SOIna Banten. Dukungan tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi para atlet untuk menjalani kompetisi dengan maksimal.
Ia berharap keikutsertaan kontingen Banten dalam PESONAS II 2026 dapat memperkuat perkembangan olahraga inklusif sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi atlet penyandang disabilitas intelektual untuk menunjukkan potensi dan meraih prestasi.
*Hadi*




