Nyanyian Dharma Rilis “Idep” di Denpasar, Perkaya Khazanah Musik Spiritual Indonesia

2 Menit Baca

Denpasar – Kelompok musik spiritual Nyanyian Dharma resmi meluncurkan album terbaru bertajuk “Idep” dalam sebuah pertunjukan yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Ruangan Taksu, Denpasar, Minggu (19/4) malam. Acara yang dimulai pukul 19.00 WITA tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kota Denpasar dan dihadiri tokoh seni, budaya, agama, serta masyarakat umum.

Nyanyian Dharma yang berdiri sejak tahun 1997 dikenal konsisten mengangkat nilai-nilai spiritual melalui balutan musik modern. Dalam album “Idep”, sejumlah musisi ternama turut terlibat, di antaranya Bagus Mantra selaku ketua, Dewa Budjana, Trie Utami, serta para seniman lainnya.

Baca Juga :  Diduga Langgar Perda Minol, Tokoh Muda Minta CC Karaoke RGB Serpong Dicabut Izinnya

Album ini memuat lima lagu, yakni Kidung Nusantara, Tumpek Wariga, Lara Pertiwi (Ibu), Catur Kanda, dan Mulat Sarira. Setiap lagu lahir dari refleksi spiritual serta terinspirasi dari keberagaman tradisi keagamaan di Indonesia.

Nyanyian Dharma mengusung semangat musik religi lintas iman sebagai medium ekspresi spiritual umat Hindu yang inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, turut menyampaikan apresiasi atas peluncuran album tersebut. Menurutnya, “Idep” bukan sekadar karya musik, tetapi juga media refleksi yang sarat nilai spiritual dan edukatif bagi masyarakat luas.

Baca Juga :  Kembang Pucuk Bordir Ny. Kadek Ariasih, UMKM Persit Yonzipur 18 Hadirkan Kebaya Bordir Elegan Bernilai Budaya

“Melalui lagu-lagu Dharma, kita diajak untuk eling, sadar, dan memahami tujuan hidup sejati,” ujarnya.

Pesan kuat juga tersirat dalam lagu “Tumpek Wariga” yang mengajak manusia memuliakan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber kehidupan. Nilai tersebut merupakan warisan leluhur yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bentuk bakti kepada Sang Pencipta.

Peluncuran album ini semakin bermakna karena bertepatan dengan momentum Hari Raya Tumpek Landep, yang melambangkan ketajaman pikiran dan keharmonisan spiritual.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Nyanyian Dharma, perwakilan pemerintah, tokoh agama, serta tokoh seni dan budaya. Kehadiran album “Idep” diharapkan menjadi media refleksi sekaligus memperkaya khazanah musik spiritual Hindu di Indonesia, serta menjangkau generasi muda melalui pendekatan musikal yang universal.

Baca Juga :  Andra Soni Perkuat Sinergi Industri untuk Pengembangan Peternakan

***

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini