Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Perkuat SDM Hadapi Era Digital

2 Menit Baca

Jakarta, katamedia.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan Wadhwani Foundation dan PT Indosat Tbk melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di era transformasi digital.

Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kompetensi tenaga kerja, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI), perluasan kesempatan kerja, serta penguatan layanan ketenagakerjaan yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Mahasiswa Arsitektur UI Kunjungi CitraGarden Bintaro, Wujudkan Pembelajaran Nyata di Lapangan

Dalam implementasinya, Kemnaker bersama para mitra akan mengembangkan Talent and Innovation Hub (TIH) sebagai pusat pengembangan SDM berbasis kebutuhan industri. Program ini dirancang tidak hanya sebagai sarana pelatihan, tetapi juga sebagai wadah inovasi dan penguatan kewirausahaan.

Melalui TIH, talenta Indonesia diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru. Penguatan keterampilan digital, penguasaan AI, serta pembelajaran berbasis proyek menjadi fokus utama, termasuk dalam membuka akses bagi kelompok disabilitas.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menjawab dinamika dunia kerja yang terus berubah. Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi telah mengubah kebutuhan industri secara signifikan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela

“Perubahan yang cepat ini menuntut kesiapan SDM yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal. Tanpa strategi yang tepat, potensi tersebut justru dapat menjadi tantangan bagi perekonomian nasional.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga global dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kuat dan berkelanjutan.

Selain itu, kerja sama ini juga mendorong integrasi layanan ketenagakerjaan melalui platform digital seperti SIAPKerja dan JobReady guna memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja secara merata.

Baca Juga :  Gebyar Tradisi Betawi Diwarnai Kritik LBB Tangsel soal Minimnya Perhatian Anggota Dewan

Melalui langkah ini, Kemnaker berharap dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia, memperluas kesempatan kerja yang inklusif, serta mendorong lahirnya talenta unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini