Kejurda Sepakbola Mini Pelajar se-Banten 2026 Resmi Dibuka Wagub Banten

3 Menit Baca

Serang Banten, katamedia.co.id – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepakbola Mini Pelajar se-Banten Tahun 2026 menjadi ajang pembinaan atlet muda sekaligus momentum menanamkan nilai sportivitas dan karakter generasi muda. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat membuka Kejurda Sepakbola Mini Pelajar se-Banten Tahun 2026 di Lapangan Mini Soccer Universitas Pamulang, Kota Serang, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Dimyati, olahraga sepakbola tidak hanya mengajarkan keterampilan bermain di lapangan, tetapi juga menanamkan nilai penting dalam kehidupan sehari-hari seperti kerja sama tim, kedisiplinan, keuletan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Ia menilai sepakbola mini yang dimainkan oleh tujuh orang dengan ukuran lapangan lebih kecil dibanding sepakbola konvensional tetap membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang kuat antarpemain.

Baca Juga :  Massa Ormas dan LSM Tangsel Demo di Balai Kota, Tuntut Penghapusan Monopoli Proyek APBD

Dimyati juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus diterima dengan sikap positif. Peserta yang berhasil meraih kemenangan diminta terus meningkatkan kemampuan, sementara peserta yang belum berhasil diharapkan tidak kehilangan semangat dan tetap berlatih untuk meraih prestasi.

Lebih lanjut, Dimyati berharap Kejurda Sepakbola Mini dapat menjadi wadah pembinaan atlet usia muda sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Banten di masa mendatang. Ia juga menegaskan bahwa prestasi di bidang olahraga harus berjalan seiring dengan pendidikan agar generasi muda memiliki kemampuan yang seimbang.

Baca Juga :  Peran Sentral Kemendagri Kawal Proyek Transportasi Umum Jabodetabek

Sementara itu, Ketua KSMI Pusat Yan Mulia Abidin mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda Sepakbola Mini di Banten dan menyebut provinsi tersebut menjadi yang pertama di Indonesia menyelenggarakan kejuaraan daerah sepakbola mini secara khusus. Menurutnya, sepakbola mini merupakan cabang olahraga yang berada di antara futsal dan sepakbola konvensional dengan karakteristik serta aturan tersendiri, sehingga sportivitas dan menjaga marwah organisasi menjadi hal penting yang harus dijunjung peserta.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua II KONI Banten Delpion yang menilai Kejurda tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaring atlet potensial di cabang olahraga sepakbola mini. Ia menyebut cabang olahraga itu memiliki prospek berkembang hingga tingkat nasional dan berpotensi menjadi salah satu penyumbang prestasi bagi Banten pada ajang olahraga mendatang.

Baca Juga :  Safari Ramadan di UNIMAR, Wagub Dimyati Serahkan Bantuan untuk Muhammadiyah

Di tempat yang sama, Ketua KSMI Banten Abdul Salam mengatakan kejuaraan tersebut menjadi langkah awal pembinaan atlet melalui berbagai event olahraga yang akan terus digelar ke depan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih serta ofisial kabupaten/kota yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan dan berharap berbagai kekurangan yang ada saat ini dapat diperbaiki agar penyelenggaraan ke depan semakin maksimal.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini