Gubernur Banten Buka PKN II Angkatan XVI, Dorong Aparatur Responsif dan Berorientasi Kesejahteraan

3 Menit Baca

PANDEGLANG, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XVI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Banten di Pandeglang, Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni mendorong para aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kompetensi kepemimpinan agar menjadi lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Andra Soni, peserta PKN II merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menerjemahkan visi dan misi pembangunan daerah ke dalam berbagai program, kegiatan, dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga :  Jelang Pergantian Tahun, Bupati Pandeglang Imbau Masyarakat Perbanyak Zikir dan Doa

“Proyek perubahan yang akan dibuat harus mampu diimplementasikan, bukan hanya disusun untuk memenuhi persyaratan PKN II,” kata Andra Soni.

Ia menegaskan, proyek perubahan yang disusun selama pelatihan harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi organisasi pemerintahan. Selain itu, proyek tersebut harus memiliki dampak yang terukur dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah serta pelayanan publik.

“Harus mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah serta pelayanan publik,” ujarnya.

Andra Soni juga meyakini bahwa peningkatan kompetensi kepemimpinan akan memperkuat kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif dan responsif kepada masyarakat.

Baca Juga :  Terima Pengurus Pelajar Islam Indonesia, Gubernur Banten Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan

“Saya meyakini dengan kompetensi kepemimpinan yang terus ditingkatkan, aparatur pemerintah akan semakin efektif, responsif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Banten secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta PKN II Angkatan XVI Tahun 2026. Selain itu, ia juga menyerahkan santunan kepada sepuluh anak yatim piatu dan menyaksikan penandatanganan pakta integritas yang dibacakan oleh peserta pelatihan sebagai bentuk komitmen terhadap integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Banten Deni Hermawan menjelaskan, PKN II Angkatan XVI Tahun 2026 diikuti oleh 55 peserta. Pelatihan berlangsung selama 107 hari dengan menggunakan kurikulum blended learning yang memadukan metode pembelajaran klasikal dan nonklasikal.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Menuju TNUK, Pj Gubernur Al Muktabar : Pemprov Banten Akan Bangun Jalan Sumur - Ujung Jaya

Menurut Deni, seluruh peserta akan mendapatkan pembelajaran dari para narasumber dan fasilitator yang kompeten, mulai dari praktisi, akademisi hingga Widyaiswara yang berpengalaman di bidangnya.

“Para pemateri merupakan ahli yang kompeten dan profesional baik dari praktisi, akademisi serta fasilitator dari Widyaswara,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan PKN II Angkatan XVI Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Banten berharap dapat mencetak pemimpin-pemimpin birokrasi yang inovatif, mampu menghadirkan perubahan nyata, serta memperkuat kualitas pelayanan publik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Banten.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini