Festival Kuliner Nusantara di Tangsel, Hasto Sebut Cita Rasa Indonesia Kelas Dunia

3 Menit Baca

TANGERANG SELATAN – Festival Wisata Kuliner Nusantara dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno berlangsung meriah di Pamulang Square, Kota Tangerang Selatan, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang menghadirkan beragam makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia itu dihadiri Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bersama kader partai, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Dalam sambutannya saat membuka festival sekaligus bedah buku Kuliner Wong Cilik, Hasto menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa dan layak menjadi rujukan dunia. Menurutnya, keberagaman cita rasa Nusantara yang didukung rempah-rempah dan bahan pangan lokal merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

“Indonesia sungguh luar biasa. Makanannya bercita rasa surga, bumbunya sedap tiada tara. Karena itu Indonesia layak menjadi pemimpin kuliner dunia,” ujar Hasto.

Baca Juga :  Otorita Ibu Kota Nusantara Gelar Groundbreaking Tahap 4

Ia menilai kuliner tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya, sejarah, dan kedaulatan bangsa. Karena itu, Hasto mengingatkan pentingnya memperkuat kemandirian pangan dengan memaksimalkan potensi sumber daya lokal yang dimiliki Indonesia.

Menurutnya, melimpahnya kekayaan pangan Nusantara harus menjadi modal utama untuk mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan sebagaimana yang diperjuangkan para pendiri bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kepada seluruh peserta yang hadir dalam rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno. Ia menjelaskan bahwa peringatan Bulan Bung Karno merupakan momentum penting untuk menggali kembali pemikiran, gagasan, dan semangat perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

Baca Juga :  Raih Predikat TP2DD Terbaik, Tangsel Jadi Acuan Transformasi Keuangan Daerah

“Tahun ini kita memperingati 125 tahun kelahiran Bung Karno. Pemikiran beliau tidak pernah bisa dilenyapkan karena lahir dari kepentingan rakyat Indonesia dan kemanusiaan dunia,” katanya.

Selain menyoroti kedaulatan pangan, Hasto juga mengangkat filosofi yang terkandung dalam keberagaman kuliner Nusantara. Menurutnya, tradisi kuliner Indonesia mencerminkan nilai-nilai demokrasi, kebersamaan, dan kesetaraan yang telah hidup dalam budaya masyarakat sejak lama.

Ia mencontohkan tradisi makan bersama di rumah makan Sunda maupun rumah makan Padang yang menghadirkan beragam hidangan untuk dinikmati seluruh pengunjung tanpa memandang latar belakang.

Hasto juga menyinggung buku resep legendaris Mustika Rasa sebagai bukti kekayaan kuliner Indonesia yang tersebar di berbagai daerah dan menjadi bagian penting dari identitas budaya bangsa.

Baca Juga :  Pelaku Utama Penganiayaan Tewaskan Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Ditangkap Polisi

Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno di Pamulang Square menjadi ajang promosi kuliner daerah sekaligus wadah pemberdayaan UMKM dan penguatan semangat nasionalisme melalui budaya pangan lokal. Berbagai stan makanan tradisional, produk UMKM, serta kegiatan edukasi kuliner turut memeriahkan acara yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Tangerang Selatan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mencintai, melestarikan, dan mengembangkan kuliner tradisional Indonesia sehingga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan warisan kuliner terkaya di dunia.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini