Peduli Warga Rentan, Wagub Banten Bantu Perbaikan Rumah Lansia di Tangerang

2 Menit Baca

Tangerang -katamedia.co id  -Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Amsiah (76), seorang lansia yang hidup seorang diri di Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/3/2026).

Bantuan sebesar Rp25 juta yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten itu diberikan untuk memperbaiki kondisi rumah Amsiah agar lebih layak ditempati. Dalam kesempatan tersebut, Dimyati berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan renovasi rumah.

Baca Juga :  Pemprov Banten Siap Sukseskan Piala Asia Mini Football 2026

Ia juga meminta kepala desa beserta perangkatnya untuk ikut membantu serta mengawasi proses pembangunan hingga selesai. Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat sangat penting dalam memastikan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi penerima.

Selain bantuan untuk renovasi rumah, Dimyati juga menyalurkan bantuan lain di lokasi yang sama, yakni Rp5 juta kepada anak Amsiah, Ahmad Rizal (38), sebagai tambahan modal usaha. Bantuan juga diberikan untuk rumah ibadah, masing-masing Rp10 juta untuk masjid dan Rp5 juta untuk musala.

Baca Juga :  Gubernur Banten Ajak Puteri Indonesia 2026 Suarakan Pendidikan Banten

Ketua RT setempat, Bajuri, menjelaskan rumah yang ditempati Amsiah saat ini berukuran sekitar 3×4 meter dan merupakan hasil swadaya masyarakat. Rumah tersebut dibangun secara gotong royong oleh warga setelah Amsiah tidak lagi tinggal bersama anak-anaknya dan hanya memiliki dana Rp20 juta dari pembagian warisan keluarga.

Berdasarkan kesepakatan warga, uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli sebidang tanah, sementara pembangunan rumah dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Amsiah berjualan minyak keliling dari kampung ke kampung. Ia juga mengumpulkan barang rongsok untuk menambah penghasilan. Warga sekitar pun kerap membantu dengan memberikan makanan secara berkala.

Baca Juga :  Jakarta Electric PLN Lanjutkan Tren Positif di PLN Mobile Proliga 2025 Seri Surabaya

Sementara itu, Ahmad Rizal mengaku bersyukur kondisi ibunya mendapat perhatian dari pemerintah. Ia mengatakan selama ini ibunya hidup seorang diri karena anak-anaknya telah berkeluarga dan tinggal berjauhan. Dengan penghasilan yang terbatas, ia hanya sesekali dapat membantu kebutuhan ibunya dan biasanya menjenguk sang ibu sekitar seminggu sekali.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini