JAKARTA, katamedia.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong masyarakat untuk tidak hanya menolak praktik korupsi, tetapi juga berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran melalui kanal pengaduan resmi yang tersedia.
Menurut Pramono, upaya pemberantasan korupsi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat diperlukan untuk membangun budaya integritas sekaligus memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara transparan dan bertanggung jawab.
“Kampanye ini mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi dengan berani menolak praktik korupsi, melaporkan dugaan pelanggaran melalui kanal resmi, serta menerapkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Kampanye Antikorupsi 2026 yang digelar Pemprov DKI Jakarta bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan bertema “Semangat Kemerdekaan Menuju 5 Abad Kota Global: Jaga Jakarta, Jaga Integritas” itu diikuti sekitar 10.530 peserta yang berasal dari ASN Pemprov DKI Jakarta dan berbagai elemen masyarakat.
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak turut mengajak warga terlibat dalam pengawasan penggunaan anggaran Pemprov DKI Jakarta. Ia menekankan pentingnya memastikan anggaran dikelola secara bertanggung jawab sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.
“Kami ingin warga juga turut serta membangun Pemerintah Provinsi DKI ini agar Pemerintah Provinsi DKI dapat kita lihat, kita nikmati dengan baik kondisi keadaan yang nantinya aman, terkendali, dan berintegritas, baik pemerintahannya maupun masyarakatnya,” ujar Johanis.
Johanis menilai partisipasi publik merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Pengawasan masyarakat diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pemerintah untuk mendukung pembangunan Jakarta yang lebih maju dan sejahtera.
“Terima kasih atas kerja samanya yang baik. Pemerintah daerah beserta rakyat, kita sukseskan pembangunan Pemerintah DKI agar tetap lebih maju dan sejahtera. Hidup DKI,” tutup Johanis.
*Hadi*




