Qur’ani Impact Training Banten Cetak 1.000 Duta Al-Qur’an Menuju Indonesia Emas 2045

3 Menit Baca

Tangerang, katamedia.co.id – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menutup kegiatan Qur’ani Impact Training Banten 2026 bertajuk “1000 Duta Al-Qur’an dari Banten untuk Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan Bidang Kaderisasi dan Anggota Partai (BKAP) DPW PKS Provinsi Banten di Yasmin Hotel, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 24 hingga 26 Juli 2026 itu diharapkan menjadi ikhtiar dalam mencetak generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak Qurani, sekaligus melahirkan 1.000 Duta Al-Qur’an yang mampu menjadi penggerak literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Dimyati mengapresiasi penyelenggaraan Qur’ani Impact Training. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu terus dilaksanakan sebagai upaya membangun masyarakat Indonesia yang memiliki jiwa Qurani.

Baca Juga :  JAKER Boyolali Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Kembang Dewo Retno”

“Saya rasa ini harus terus dilakukan. Diteruskan supaya masyarakat Indonesia itu jiwanya jiwa Qurani,” ungkap Dimyati.

Ia menuturkan, seseorang yang memiliki jiwa Qurani akan memiliki kebersamaan yang tinggi, akhlak dan budi pekerti yang baik, moral yang kuat, serta spiritualitas yang semakin baik. Melalui pelatihan tersebut juga diharapkan lahir para ustaz dan ustazah yang mampu mengajarkan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Di antaranya mencetak ustaz-ustazah sehingga menjadi trainer. Selanjutnya mereka dapat mendidik masyarakat dan menularkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada yang lainnya,” katanya.

Dimyati juga mengingatkan bahwa manusia yang beriman dan bertakwa akan mampu memandang setiap ujian sebagai jalan untuk meningkatkan derajatnya di hadapan Allah. Menurutnya, teladan itu telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam perjuangannya.

Baca Juga :  “Istana untuk Anak Sekolah” Jadi Sarana Edukasi Sejarah dan Kepemimpinan Generasi Muda

“Qur’ani Impact ini sangat bagus karena akan mencetak generasi emas ke depan yang hatinya penuh nikmat. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan selama tiga hari. Semoga semakin meningkat iman dan takwanya, akhlak budi pekertinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dimyati mengatakan salah satu tujuan penting pelatihan tersebut adalah menekan angka buta huruf Al-Qur’an.

“Kalau Banten iman dan takwa, berarti harus paham Al-Qur’an, bisa membaca, memahami artinya, dan mengamalkannya. Saya yakin orang yang mengamalkan Al-Qur’an akan menjadi pribadi yang paripurna,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Qur’ani Impact Training Banten 2026, Ibah Surahman mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membina umat di tengah masih tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia.

Baca Juga :  UMKM Provinsi Banten Raih Penghargaan Bangga Buatan Indonesia

“Kami berharap para peserta nantinya kembali ke daerah masing-masing dan mampu menjadi penggerak dalam menuntaskan buta huruf Al-Qur’an di lingkungan mereka,” ujarnya.

Selain persoalan literasi Al-Qur’an, menurut Ibah, bangsa Indonesia juga menghadapi tantangan berupa krisis moral. Oleh karena itu, selama tiga hari pelatihan peserta dibekali berbagai materi yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun karakter Qurani.

“Kami berharap para kader semakin baik bacaan Al-Qur’annya, bertambah hafalannya, memiliki akhlak Quraniah yang kuat, serta mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini