Gubernur Andra Soni Minta Jajaran Pemprov Banten Responsif terhadap Keluhan dan Kebutuhan Warga

3 Menit Baca

Serang Banten, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk lebih responsif terhadap berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat. Seluruh jajaran diminta hadir sebagai pelayan masyarakat yang mampu memberikan solusi secara cepat dan tepat.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat memimpin Rapat Pimpinan di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (18/5/2026).

“Kita harus responsif atas permasalahan yang berkembang di masyarakat dan program yang berdampak langsung ke masyarakat harus segera dikerjakan,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan, sektor pelayanan publik menjadi perhatian utama yang harus terus ditingkatkan, terutama layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur di seluruh wilayah Provinsi Banten.

“Urusan pelayanan kesehatan masyarakat tolong diperhatikan, termasuk layanan pendidikan hingga infrastruktur lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Andra Soni Tegaskan Dukungan DOB Cilangkahan untuk Percepat Pelayanan dan Pembangunan

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menekankan pentingnya dukungan Pemprov Banten terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurutnya, kedua program tersebut harus disukseskan karena mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“MBG dan Koperasi Merah Putih ini harus kita sukseskan. MBG menjadi salah satu program yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan seluruh OPD memiliki tanggung jawab moral untuk cepat tanggap terhadap persoalan masyarakat. Sebagai pimpinan aparatur daerah, ia menegaskan komitmennya untuk lebih responsif terhadap berbagai keluhan yang diterima.

Baca Juga :  Bantuan UEP Pemprov Banten Efektif Gerakan Ekonomi Keluarga

“Pesan Pak Gubernur Andra Soni tadi pada saat rapim, jangan lupa bahwa ada tanggung jawab moral di setiap kepala OPD, termasuk saya selaku Sekda, untuk selalu respons terhadap permasalahan yang berkembang di masyarakat,” ujar Deden.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatian bersama meliputi infrastruktur, lapangan pekerjaan, pendidikan, hingga kerawanan pangan. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat saat ini.

Deden menambahkan, Gubernur Andra Soni meminta seluruh OPD mendedikasikan seluruh daya dan upaya demi kepentingan masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas pemerintah daerah dinilai penting agar kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat berjalan selaras.

“Kalau beberapa kewenangan itu digabung, harapannya seluruh kesulitan yang dihadapi masyarakat bisa diatasi bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Camat Ciputat Tekankan Lima Isu Prioritas dalam Musrenbang RKPD 2026

Selain pelayanan publik, rapat pimpinan juga membahas optimalisasi pemanfaatan aset daerah. Keberadaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) aset yang baru dibentuk diharapkan mampu memaksimalkan pengelolaan aset daerah untuk mendukung pembangunan Provinsi Banten.

“Pemanfaatan aset yang ada di Pemprov Banten harus bisa dimaksimalkan sepenuhnya untuk kemajuan Provinsi Banten,” katanya.

Deden juga menegaskan harapan Gubernur agar seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mampu memberikan kontribusi nyata terhadap APBD Provinsi Banten. Empat BUMD yang dimiliki Pemprov Banten diminta terus meningkatkan akuntabilitas dan kinerja demi mendukung pembangunan daerah.

“Kita punya empat BUMD, yakni Bank Banten, ABM, BGD, dan Jamkrida. Semua harus memberikan kontribusi kepada Pemprov Banten,” pungkasnya.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini