48 Pramuka Terbaik Tangsel Wakili Daerah di Jambore Nasional XII 2026

4 Menit Baca

TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id – Sebanyak 48 Pramuka terbaik Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi ditetapkan sebagai wakil daerah untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kontingen tersebut dilepas secara resmi oleh Wali Kota Tangerang Selatan dalam rangkaian pembukaan Bulan Bakti Pramuka yang dirangkai dengan Parade dan Pentas Seni Pramuka Prasiaga di Lapangan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Ciputat, Sabtu (1/8/2026).

Ke-48 peserta merupakan hasil seleksi yang diikuti anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Kota Tangsel. Mereka akan mengikuti Jambore Nasional XII yang berlangsung pada 13–19 Agustus 2026, dengan kedatangan peserta di lokasi perkemahan dimulai pada 12 Agustus.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan seluruh anggota kontingen telah melalui proses seleksi dan pembinaan sebelum diberangkatkan ke ajang kepramukaan tingkat nasional tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kontingen langsung dilepas oleh Pak Wali Kota. Ada 48 peserta yang akan diberangkatkan ke Cibubur. Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi mereka agar mampu membawa nama baik Kota Tangerang Selatan di tingkat nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Maung 2026 Dimulai, Andra Soni: Mudik Aman dan Nyaman Jadi Prioritas

Menurut Deden, para peserta memiliki tanggung jawab untuk menjadi duta Kota Tangsel selama mengikuti Jambore Nasional. Selain mengikuti berbagai kegiatan, mereka juga diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, berkarakter, dan menjalin persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia.

“Mereka akan bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah. Ini menjadi kesempatan untuk belajar bersosialisasi, memperluas wawasan, sekaligus memperkenalkan Tangsel di tingkat nasional,” katanya.

Ia menilai pendidikan kepramukaan masih menjadi sarana efektif dalam membangun karakter generasi muda. Nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka, kata dia, mampu menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang dihadapi anak-anak saat ini.

“Persoalan karakter, kenakalan remaja, hingga kepedulian terhadap lingkungan seharusnya bisa dijawab melalui pendidikan kepramukaan. Nilai-nilai Dasa Dharma sangat lengkap sebagai bekal pembentukan karakter anak,” jelasnya.

Untuk memperkuat pendidikan karakter, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel juga mendorong seluruh sekolah kembali mengaktifkan kegiatan Pramuka agar menjadi budaya positif di lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  Ancaman Terhadap Wartawan di Tangsel, FORWAT Kecam Tindakan Oknum Satpol PP

“Kami mengajak seluruh sekolah menghidupkan kembali kegiatan Pramuka. Harapannya tumbuh dari kesadaran anak-anak sendiri sehingga pembentukan karakter dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Deden menjelaskan kuota peserta Jambore Nasional dari Kota Tangsel hanya sebanyak 48 orang. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan peserta yang lolos telah mengikuti pembekalan, pelatihan, hingga kegiatan Pra Jamnas.

“Yang berangkat hari ini adalah peserta yang berhasil lolos seleksi. Sebelumnya mereka juga telah mengikuti pembekalan, pelatihan, hingga Pra Jamnas sehingga secara kesiapan sudah cukup matang,” tambahnya.

Sementara itu, pembina kontingen Rapin mengatakan keikutsertaan dalam Jambore Nasional akan menjadi pengalaman berharga bagi peserta karena dapat berinteraksi dengan Pramuka dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kami senang mendapat perhatian dari Pak Wali Kota yang langsung melepas keberangkatan hari ini. Anak-anak kita mendapat kesempatan tampil di ajang nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad Didampingi Menhan RI

Rapin menambahkan, kontingen Tangsel juga membawa kampanye Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait energi, lingkungan hidup, dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari kontribusi generasi muda terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Kami ingin anak-anak sejak dini memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan. Mereka adalah calon pemimpin Indonesia Emas 2045 sehingga harus tumbuh menjadi agen perubahan,” katanya.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti Jambore Nasional mampu membentuk peserta menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial.

“Harapannya mereka menjadi lebih mandiri, lebih beradab, dan memiliki tanggung jawab sosial. Selama kegiatan mereka juga dilatih hidup mandiri tanpa bergantung kepada orang tua,” tuturnya.

Keikutsertaan 48 Pramuka terbaik Kota Tangerang Selatan dalam Jambore Nasional XII 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mengharumkan nama daerah sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai kepramukaan yang berlandaskan disiplin, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini