Kota Tangerang, katamedia.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Forum ini menjadi langkah strategis dalam menyusun program pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional dan kebutuhan masyarakat.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menegaskan bahwa RKPD 2026 harus berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tangerang 2025-2045.
Dokumen tersebut dirancang untuk mengakomodasi visi-misi wali kota terpilih serta sinkron dengan program prioritas nasional.
“Kota Tangerang telah menetapkan visinya sebagai kota bisnis modern yang berdaya saing dan maju berlandaskan akhlakul karimah. Semua program pembangunan 25 tahun ke depan akan diarahkan untuk mencapai visi tersebut,” ujar Dr. Nurdin dalam acara yang berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (31/01).
Dr. Nurdin juga menjelaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang akan disusun dalam tiga bulan setelah pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih.
Draft RPJMD telah disiapkan dan akan dibahas lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian dengan aspirasi masyarakat.
“Dalam waktu paling lama 3 bulan setelah pelantikan, RPJMD Kota Tangerang harus sudah disusun. Draft-nya sudah ada, namun nanti akan dibahas bersama oleh wali kota terpilih,” jelasnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Rusdi Alam, menekankan pentingnya Forum RKPD sebagai sarana penjaringan aspirasi masyarakat.
Ia berharap forum ini dapat menyerap lebih banyak masukan yang belum tertampung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
“Forum ini harus menguatkan program yang selaras dengan misi wali kota terpilih dan RPJMD 2025-2029. Kami ingin memastikan bahwa usulan dari masyarakat dapat menjadi bagian dari kebijakan pembangunan Kota Tangerang,” ujar Rusdi.
Rusdi juga menyoroti beberapa program unggulan yang perlu diperkuat dalam RKPD 2026, seperti pengembangan Griya Harmoni Warga, ruang publik yang telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, serta perencanaan pengelolaan sampah berbasis teknologi.
“Program-program ini harus menjadi prioritas karena telah terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, pengelolaan sampah berbasis teknologi juga perlu diperkuat untuk mendukung kota yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tambahnya.
Forum RKPD 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi publik, Pemkot Tangerang berkomitmen untuk mewujudkan visi pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi, RKPD 2026 akan menjadi dasar penyusunan anggaran dan program pembangunan tahunan, yang diharapkan dapat menjawab tantangan pembangunan Kota Tangerang di masa mendatang.(***)



