May Day Jadi Momentum Kolaborasi, KADIN Tangsel dan APINDO Dorong Lapangan Kerja Baru

3 Menit Baca

TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id –  Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, asosiasi industri, dan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Kadin Kota Tangerang Selatan bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menegaskan komitmen sinergi lintas sektor untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan, khususnya di tengah transisi menuju energi terbarukan.

Ketua Kadin Kota Tangerang Selatan, Marhadi, menyampaikan bahwa May Day tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga ruang untuk merumuskan langkah konkret menghadapi perubahan industri.

“Momentum May Day ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi. Kami bersama APINDO dan stakeholder lainnya mendorong terciptanya peluang kerja baru, terutama di sektor energi terbarukan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  Wagub Dimyati: Dokter Garda Terdepan Pembangunan Kesehatan Nasional

Menurut Marhadi, perkembangan kendaraan listrik—mulai dari sepeda listrik hingga mobil listrik—membuka peluang ekonomi yang besar, khususnya di sektor jasa servis dan perawatan. Namun, peluang tersebut masih belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan tenaga kerja terampil.

“Kita melihat jumlah pengguna kendaraan listrik terus meningkat, tetapi layanan servis masih terbatas. Ini peluang yang harus kita tangkap bersama,” jelasnya.

Anggota APINDO, Hendry Suhardja, menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci dalam menghadapi perubahan tersebut. Ia menilai tenaga kerja di sektor otomotif konvensional memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis teknologi listrik.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad Didampingi Menhan RI

“Fokus kami adalah meningkatkan kemampuan tenaga kerja yang sudah memiliki dasar, agar bisa beradaptasi dengan teknologi baru,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Kadin dan APINDO akan bersinergi dengan pemerintah daerah melalui Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Ketenagakerjaan untuk menghadirkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, kolaborasi juga akan melibatkan pelaku usaha, termasuk dealer kendaraan listrik, dalam membangun ekosistem industri yang berkelanjutan. Rencana pembentukan pusat pelatihan terpadu pun tengah disiapkan sebagai wadah pembelajaran sekaligus praktik kerja.

Marhadi mengakui bahwa transisi menuju energi terbarukan membawa konsekuensi terhadap dunia kerja, termasuk potensi pergeseran tenaga kerja di sektor tertentu. Namun, hal tersebut dapat diantisipasi melalui program reskilling dan upskilling.

Baca Juga :  Capres Prabowo Subianto Akhirnya Hadir di PWI Pusat

“Perubahan ini tidak bisa dihindari, tetapi harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk menciptakan jenis pekerjaan baru,” tegasnya.

Di sisi lain, upaya ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan, terutama dalam mengurangi limbah kendaraan listrik yang tidak terkelola.

“Ke depan, kita dorong budaya perawatan dan servis agar kendaraan listrik tidak langsung dibuang ketika rusak,” tambah Hendry.

Melalui momentum May Day 2026, kolaborasi antara Kadin Tangsel, APINDO, pemerintah daerah, dan pelaku usaha diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini