Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Digelar di Berbagai Daerah, Targetkan 30 Ribu Peserta

3 Menit Baca

Jakarta, katamedia.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menghadirkan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di berbagai daerah sebagai upaya memperluas akses pelatihan kompetensi bagi masyarakat. Program ini akan dilaksanakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pelatihan tersebut dirancang agar masyarakat dapat mengakses pelatihan vokasi lebih mudah dan lebih dekat dengan domisili masing-masing. Dengan demikian, peserta tidak terkendala jarak maupun akses lokasi dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi kerja.

“Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 kami laksanakan di BBPVP, BPVP, Satpel, dan UPTD di berbagai daerah agar akses pelatihan semakin merata. Pada Batch 2 ini, Kemnaker menargetkan sebanyak 30 ribu peserta,” ujar Yassierli dalam keterangannya melalui Biro Humas Kemnaker, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga :  LSM Komaki Sorot Kejanggalan Pengaturan Paket Tender di Tangsel

Pelaksanaan program ini mencakup berbagai wilayah di Indonesia melalui jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker yang tersebar di sejumlah daerah. UPTP penyelenggara meliputi BBPVP Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang, serta BPVP Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, hingga Ternate.

Selain itu, pelaksanaan PVN Batch 2 turut didukung Satpel Bengkulu, Lampung, Sofifi, Kupang, Bantul, Jambi, Lubuk Linggau, Majene, Mamuju, dan Palu. Program ini juga melibatkan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai wilayah dengan BBPVP dan BPVP Kemnaker sebagai UPT pembina teknis guna memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Baca Juga :  Wakili Banten, Chaysar dan Adzra Siap Bertugas sebagai Paskibraka Nasional 2026 di Istana Merdeka

Di wilayah pembinaan BBPVP Bandung, pelatihan mencakup Purwakarta, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Kuningan, Kota Banjar, Ciamis, hingga Sumedang. Sementara wilayah BBPVP Bekasi meliputi sejumlah daerah seperti Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Karawang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, serta beberapa wilayah di Bengkulu dan Kalimantan Tengah.

Adapun wilayah pembinaan BBPVP Makassar mencakup sejumlah daerah di Sulawesi, Gorontalo, hingga Aceh dan Tolitoli. BBPVP Medan menjangkau Kepulauan Riau dan Bengkalis, sedangkan BBPVP Semarang meliputi berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah seperti Banyumas, Rembang, Jepara, Kudus, Wonosobo, hingga Kota Pekalongan.

Baca Juga :  Menaker Soroti Penempatan Peserta Magang yang Tak Sesuai Kompetensi

Sementara itu, wilayah pembinaan BBPVP Serang mencakup Pandeglang, Lebak, serta sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, Lampung, dan Sumatera Selatan. Di sisi lain, BPVP Banda Aceh, Bandung Barat, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, hingga Ternate juga turut memperluas jangkauan pelatihan di berbagai daerah sesuai wilayah pembinaan masing-masing.

Melalui program ini, Kemnaker berharap masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan kerja, dan daya saing di dunia kerja, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Biro Humas Kemnaker

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini