Presiden Prabowo: Bila Perlu Anggaran Pertahanan dan Polri Dikurangi Demi Hapus Kemiskinan

3 Menit Baca

MALANG, katamedia.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan efisiensi anggaran guna mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Bahkan, apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi, Menhan Sjafrie Dampingi di Malang

Menurut Presiden, langkah efisiensi anggaran merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempersiapkan Indonesia menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, pemerintah harus memastikan generasi muda saat ini memperoleh pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan yang memadai.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pertahanan dan keamanan, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyatnya. Menurutnya, pertahanan terbaik adalah rakyat yang sehat, kuat, dan sejahtera sehingga memiliki semangat untuk menjaga dan membela bangsa.

Baca Juga :  Demi Keamanan Lingkungan, Anggota Pokdar Jatiuwung Rela Patroli Tanpa Imbalan

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI dan Polri yang selama ini membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, seperti pembangunan ribuan jembatan serta penyediaan ribuan titik air bersih di berbagai daerah.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Baca Juga :  Menhan Hadiri Ratas Dipimpin Presiden Prabowo, Bahas Giant Sea Wall Nasional

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat. Oleh karena itu, seluruh kekuatan negara harus hadir untuk membantu masyarakat dan mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden.

BPMI Setpres

Bagikan Artikel Ini