Tangerang Selatan, katamedia.co.id – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan lahan parkir taksi di Jalan Raya Ciater, Rabu (6/5/2026). Sidak ini dilakukan menyusul keluhan warga terkait tanah merah timbunan yang meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu aktivitas serta membahayakan pengguna jalan.
Di lokasi, Pilar menegur langsung pimpinan proyek (pimpro). Ia menilai pelaksanaan pekerjaan cut and fill di area tersebut tidak disertai langkah mitigasi yang memadai, sehingga material tanah terbawa air dan mencemari jalan raya.
“Silakan proyek berjalan, saya tidak mempermasalahkan tujuannya. Tapi perusahaan harus punya antisipasi. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan,” tegas Pilar.
Ia menekankan bahwa setiap pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada progres fisik, tetapi juga wajib memperhatikan dampak sosial dan lingkungan di sekitar lokasi proyek. Pilar menyoroti tiga aspek utama, yakni kelengkapan perizinan, sistem drainase, serta pengendalian dampak lingkungan.
Menurutnya, kondisi jalan yang dipenuhi lumpur sangat berbahaya bagi pengguna jalan, terutama saat hujan karena dapat membuat permukaan menjadi licin dan rawan kecelakaan. Selain itu, ia juga mengingatkan potensi gangguan terhadap aliran air yang bisa berdampak pada genangan hingga banjir.
“Dampak terhadap air tanah dan potensi banjir akan dikaji lebih lanjut. Tapi yang paling penting saat ini adalah langkah cepat agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” ujarnya.
Pilar menegaskan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak akan menghentikan proyek selama seluruh perizinan telah dipenuhi. Namun, pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan akan diperketat agar tidak ada kelalaian yang merugikan publik.
Ia juga meminta dinas terkait segera turun tangan melakukan evaluasi langsung di lokasi proyek untuk memastikan adanya perbaikan dari pihak pengembang.
Sidak ini merupakan respons cepat Pemkot Tangsel atas keluhan warga sekitar Jalan Raya Ciater yang terdampak aktivitas proyek. Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan guna melindungi kepentingan masyarakat.
*Hadi*




