Pemkot Tangsel Lakukan Penanganan Sementara Tumpukan Sampah, DLH Fokus Tekan Bau dan Dampak Lingkungan

2 Menit Baca

TANGERANG SELATAN – katamedia.co.id-  Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penanganan sementara terhadap tumpukan sampah yang muncul di sejumlah titik, seperti di bawah Flyover Ciputat dan kawasan Puskesmas Serpong. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak bau serta menjaga kenyamanan dan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, menyampaikan bahwa penutupan tumpukan sampah menggunakan terpal dan penyemprotan anti bau merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah sambil menunggu proses pengangkutan dan pengelolaan sampah kembali berjalan normal.

Baca Juga :  Pilar Saga: Penanganan Banjir, Sampah, dan Kesehatan Jadi Fokus Utama Pemkot Tangsel

“Langkah ini bersifat sementara, namun penting untuk menekan dampak yang dirasakan warga. Kami berupaya agar kondisi di lapangan tetap terkendali dan tidak menimbulkan gangguan yang lebih luas,” kata Bani, Minggu (14/12/2025).

Ia menambahkan, penyemprotan dilakukan secara rutin dengan cairan ramah lingkungan untuk mengurangi aroma tidak sedap sekaligus menjaga kebersihan area. DLH Tangsel juga menurunkan petugas untuk melakukan pemantauan berkala serta memastikan penataan lokasi tumpukan sampah tetap aman dan tertib.

Selain penanganan di titik-titik kota, Pemkot Tangsel juga terus melakukan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Sejumlah langkah teknis tengah dijalankan, di antaranya penataan Landfill 3 dengan metode terasering di anak Kali Cirompang guna mencegah longsor, pembangunan beronjong, hingga pembukaan akses jalan menuju Landfill 4.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Peringati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Material Recovery Facility (MRF) sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pengelolaan sampah jangka menengah dan panjang.

Bani pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara instan, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kesadaran bersama.

“Dengan dukungan masyarakat dan pembenahan yang berkelanjutan, kami optimistis persoalan sampah di Tangsel dapat ditangani secara bertahap dan lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Hadi)

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi 2026, Tinawati Andra Soni: Bumi Yang Sehat Warisan Terbaik Untuk Anak Cucu Kita
Bagikan Artikel Ini