Tangerang, katamedia.co.id – Ratusan Ayam Adu Suara di Kontes Ayam Ketawa Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Komunitas Ayam Ketawa United Reborn Tangerang. Minggu (8/12/2024).
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para penggemar dan pelestari ayam ketawa yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.
Ada lima kategori yang diperlombakan dalam kontes ayam ketawa tersebut, yaitu kategori slow remaja, slow dewasa, dangdut remaja, dangdut dewasa dan terakhir Grand Champion.
Dalam kontes tersebut diketahui memperebutkan total hadiah jutaan rupiah serta Trophy dan piagam penghargaan.
Ayam ketawa, atau juga dikenal dengan sebutan ayam jantan dari timur adalah ayam asli Indonesia yang berasal dari kabupaten sidrap, Sulawesi Selatan. Ayam ini dinamai demikian karena bunyi kokoknya yang menyerupai bunyi tertawa manusia.
Ayam ketawa merupakan hewan yang masuk dalam kategori unggas yang dilindungi, dikarenakan keberadaannya yang langka dan hampir punah. Ayam ketawa ini dulu hanya dipelihara dan berkembang biak di lingkungan bangsawan Bugis sebagai simbol status sosial yang menggambarkan tentang keteguhan, kesuksesan, dan keberanian sehingga terkenal dengan istilah “Jantan“. Ayam ini juga dipercaya oleh masyarakat setempat dapat mendatangkan keberuntungan.
Kontes Ayam Ketawa ini diharapkan mampu menarik perhatian lebih banyak orang terhadap potensi peternakan unggas hias dan mendukung hewan asli Indonesia yang mempunyai keistimewaan suara unik.
Pantauan dilokasi peserta yang hadir ada dari Tangerang, Bogor, Jakarta, Lampung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Salatiga, Bekasi, Blitar, dan berbagai propinsi lainnya, untuk menunjukkan kemerduan suaranya.
“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dalam berkompetisi bagi para penggemar pelestari ayam ketawa seluruh Indonesia” Ucap Zovi Susanto selaku salah satu panitia pelaksana.
“Ayam ketawa, atau juga dikenal dengan sebutan ayam jantan dari timur adalah ayam asli Indonesia yang berasal dari kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Ayam ini dinamai demikian karena bunyi kokoknya yang menyerupai bunyi tertawa manusia.” Imbuhnya.
“Ayam ini dinamai demikian karena bunyi kokoknya yang menyerupai bunyi tertawa manusia” Pungkas zovi.
Zovi berharap, Kontes Ayam Ketawa ini diharapkan mampu menarik perhatian lebih dari pemerintah terhadap potensi peternakan unggas hias dan mendukung hewan asli Indonesia yang mempunyai keistimewaan suara unik. (***)



