Setu, katamedia.co.id – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menyerukan kepada semua peserta Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta yang mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar memiliki pemahaman yang baik tentang kondisi umum dan prosedur kerja di Kota Tangsel. Terlebih lagi, Tangsel merupakan kota dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang terus meningkat.
“Minimal, perlu mengetahui situasi umum di Tangsel, agar tidak terkejut saat turun ke lapangan,” ungkap Benyamin saat membuka KKL IIQ Jakarta di Gelanggang Seni dan Budaya Amphi Theater, Setu, Senin (10/07).
Peserta KKL IIQ Jakarta nantinya akan ditempatkan di kelurahan-kelurahan di Tangsel. Dengan demikian, mereka akan terlibat dalam berbagai program yang sedang berjalan di masing-masing kelurahan.
“Kami berharap para peserta ini dapat mengambil manfaat dari pengalaman lapangan mereka untuk memajukan Tangsel. Hal ini menunjukkan potensi mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa Tangsel juga berfungsi sebagai Kota Pendidikan. Hal tersebut tercermin dari keberadaan berbagai jenjang pendidikan di wilayah termuda Provinsi Banten ini.
“Ada berbagai tingkat pendidikan mulai dari yang terjangkau hingga menengah atas. Selain itu, kehadiran perguruan tinggi dan pondok pesantren juga mendorong Tangsel meraih gelar juara MTQ tingkat Provinsi tujuh kali berturut-turut,” ujar Benyamin.
Benyamin juga mengajak para peserta untuk membayangkan gambaran Kota Tangsel. Dengan demikian, peserta akan mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan Kota Tangsel.
“Kita dapat menjelajahi Tangsel secara imajinatif. Secara geografis, wilayah kita berbatasan dengan DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, dan Bogor. Tetangga kita telah berkembang, kita juga harus berkembang lebih maju dalam hal sosial, budaya, ekonomi, dan sebagainya,” tuturnya.
Terakhir, ia menyatakan bahwa Kota Tangsel sendiri memiliki pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Pertumbuhan ini akan menciptakan beragam jenis usaha dan sumber daya manusia berkualitas.
“Kreativitas SDM di Tangsel sangat beragam, terutama di sektor fashion, kuliner, dan kerajinan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Tangsel memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui kerja keras mereka,” tandasnya. (***)



