Menhan Tinjau Fasilitas Manufaktur Mobil Nasional di Subang

3 Menit Baca

Subang, katamedia.co.id – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau fasilitas manufaktur dan kawasan pengembangan Proyek Mobil Nasional di Kabupaten Subang, Rabu (10/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan kawasan industri otomotif yang diproyeksikan menjadi salah satu instalasi strategis nasional dalam mendukung penguatan industri dan perekonomian Indonesia.

Dalam kunjungan itu, Menhan menerima paparan dari Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, mengenai perkembangan proyek dan rencana pengembangan kawasan industri otomotif terintegrasi. Pada tahap awal, kawasan tersebut dibangun di atas lahan seluas 60 hektare dengan target kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun. Dalam jangka panjang, kawasan ini akan dikembangkan menjadi ekosistem manufaktur terintegrasi seluas 539 hektare dengan kapasitas produksi hingga 300.000 unit kendaraan per tahun.

Baca Juga :  Syukuran dan Konferensi Pers Pemuda Panca Marga

Menhan menegaskan bahwa pembangunan industri nasional berbasis teknologi dan manufaktur memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian bangsa. Menurutnya, proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan produksi dalam negeri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun fondasi ekonomi yang tangguh melalui penguasaan teknologi, peningkatan daya saing industri, serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Untuk melihat secara langsung kesiapan kawasan, Menhan meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi fasilitas utama produksi, pusat rekayasa kendaraan, fasilitas pengujian, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang masuk dalam masterplan pengembangan kawasan. Kehadiran fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri otomotif yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Coto Makassar ala Resto Mega Cibinong, Rasanya Bikin Ketagihan dan Menyehatkan

Dengan kapasitas produksi yang direncanakan, proyek Mobil Nasional di Subang diyakini dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah dan masyarakat sekitar. Selain mendorong masuknya investasi dan tumbuhnya industri pendukung, proyek ini juga diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja hingga sekitar 2.000 orang.

Menhan berharap sinergi antara pemerintah, industri, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar proyek strategis nasional tersebut dapat berjalan sesuai rencana. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen bersama untuk mewujudkan kemandirian industri nasional sebagai salah satu pilar utama dalam memperkuat ketahanan negara.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Banten Resmikan Rumah Sakit Hewan

Turut mendampingi Menhan dalam kegiatan tersebut Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kabaloghan Kemhan, Direktur Utama PT Pindad, serta Kepala Staf Kodam III/Siliwangi.

(Biro Infohan Setjen Kemhan)

Bagikan Artikel Ini