KABUPATEN SERANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Banten, Tinawati Andra Soni, mengapresiasi peran dan dedikasi para kader PKK yang selama ini aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai program pemberdayaan keluarga. Menurutnya, keberadaan kader PKK menjadi ujung tombak dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Hal tersebut disampaikan Tinawati saat melakukan kunjungan Evaluasi dan Penilaian Perkembangan Program PKK dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Balai Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Senin (8/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Tinawati menegaskan bahwa Gerakan PKK hadir sebagai sahabat keluarga sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Melalui berbagai program yang dijalankan hingga tingkat keluarga, PKK berperan penting dalam memperkuat fondasi pembangunan bangsa.
“PKK menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. PKK hadir sampai tingkat keluarga,” ujarnya.
Menurut Tinawati, tema HKG PKK ke-54, yakni “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, menjadi pengingat pentingnya memperkuat peran keluarga sebagai pusat pembentukan generasi masa depan yang unggul.
Ia mengatakan, keluarga yang harmonis, sehat, dan berdaya akan melahirkan generasi yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Karena itu, seluruh elemen PKK diharapkan terus memperkuat perannya dalam mendampingi masyarakat.
Tinawati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh kader PKK yang selama ini bekerja secara sukarela dan penuh keikhlasan. Menurutnya, setiap langkah yang dilakukan kader PKK memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Apabila dilakukan dengan ikhlas dan bersama-sama, akan memberikan dampak yang besar,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Tinawati meninjau berbagai program unggulan PKK, mulai dari tertib administrasi di sekretariat PKK, simulasi penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh Pokja I, bazar Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), perpustakaan dan rumah pendidikan keterampilan oleh Pokja II, pemanfaatan pekarangan serta pengelolaan bank sampah oleh Pokja III, hingga pelayanan Posyandu yang dikelola Pokja IV.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kreativitas kader PKK dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis. Salah satunya pemanfaatan bungkus kopi bekas yang dibersihkan dan diolah menjadi berbagai kerajinan seperti tas jinjing, wadah tisu, hingga rok berbahan daur ulang.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, mengatakan evaluasi dan penilaian Program PKK dalam rangka HKG ke-54 bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai pilar utama penguatan ketahanan keluarga.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga.
“PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam rangka ketahanan keluarga. Menjadi sarana lebih baik dan lebih berdampak kepada masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Kabupaten Serang, Tifa Hansifa Hanum, berharap kegiatan evaluasi tersebut menjadi sarana pembinaan, pembelajaran, dan penguatan kapasitas kader PKK di Kabupaten Serang.
Ia juga mengungkapkan bahwa TP PKK Kabupaten Serang berencana menggelar pelatihan dan penguatan pengelolaan bank sampah sebagai upaya mendukung penanganan persoalan sampah di daerah tersebut.
“Dengan pelatihan pemilahan, diupayakan sampah yang dibawa ke TPS sedikit mungkin,” jelasnya.
Melalui kegiatan evaluasi dan pembinaan tersebut, TP PKK diharapkan semakin mampu mengoptimalkan pelaksanaan program-program pemberdayaan keluarga sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
*Hadi*




