Menko Polkam dan Mendagri Dorong Forkopimda Rutin Berkoordinasi Jaga Stabilitas

4 Menit Baca

Batam, katamedia.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) Muhammad Tito Karnavian mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi secara rutin guna menjaga stabilitas daerah.

Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Regional Sumatera yang digelar di Aula BP Batam, Kota Batam, Rabu (12/8/2026).

Djamari menekankan bahwa soliditas antarunsur Forkopimda menjadi salah satu kunci dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di daerah. Menurutnya, tantangan pemerintahan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak sehingga diperlukan tekad dan komitmen bersama.

Ia juga menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh peserta Rakor sekaligus menyampaikan apresiasi Presiden terhadap kerja dan sinergi Forkopimda di berbagai daerah.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Lamsel, Tuti Rama Yanti Gelar IPWK di Desa Sukamaju

“Semua kerja apa pun selalu beliau (Presiden) ingatkan tentang pentingnya kekompakan,” ujar Djamari.

Menurut Djamari, sinergi antarlembaga diperlukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat.

“Tidak ada satu pekerjaan bisa diselesaikan oleh satu bagian saja. Kita bisa mengerjakan itu bersama-sama. Dengan tekad yang sama, komitmen yang sama, kita menyejahterakan bangsa ini bersama-sama,” tegasnya.

Selain persoalan stabilitas, Djamari mengingatkan pemerintah daerah mengenai dampak dinamika global yang masih berlangsung. Pemerintah pusat dan daerah dinilai perlu meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi agar berbagai dampak global dapat dikelola tanpa memberikan beban berlebihan kepada masyarakat.

Djamari juga menyoroti ancaman disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang digital. Menurutnya, informasi yang tidak benar dapat memengaruhi pola pikir masyarakat dan menurunkan optimisme, terutama di kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Peringati HUT Korpri ke-52, ASN Pemkab Serang Diminta Tingkatkan Kemampuan di Era Digital

“Saya mengistilahkan semua bahwa pertempuran kita itu ada di media sosial. Media sosial adalah ajang pertempuran kita berada di situ,” kata Djamari.

Karena itu, pemerintah didorong lebih aktif menyampaikan informasi yang benar dan konstruktif melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mencegah ruang publik dipenuhi informasi yang menyesatkan.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa setiap unsur Forkopimda memiliki kewenangan masing-masing yang akan lebih efektif apabila digunakan secara sinergis.

“Ini kami ingatkan kembali bahwa di Forkopimda ini sudah ada aturan hukumnya, masing-masing punya power, akan bagus kalau sinergi,” ujar Tito.

Tito mengakui membangun soliditas Forkopimda bukan perkara mudah. Karena itu, ia menyarankan agar rapat Forkopimda digelar secara rutin, setidaknya satu kali dalam sebulan, sebagai sarana menjaga komunikasi dan kekompakan antarpimpinan daerah.

Baca Juga :  Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Digelar di Berbagai Daerah, Targetkan 30 Ribu Peserta

“Solid dan sinergi ini di Forkopimda ini kata yang mudah diucapkan tapi mewujudkannya sulit sekali. Oleh karena itu, saran saya untuk membuat kualitas antar-Forkopimda ini, langkah formalnya mungkin dilakukan satu bulan sekali rapat Forkopimda ini. Jaga kekompakan,” kata Tito.

Rakor Forkopimda Regional Sumatera menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Dengan komunikasi yang terjaga dan sinergi yang semakin kuat, Forkopimda diharapkan mampu memperkokoh stabilitas daerah, mendukung pembangunan, serta menjaga kepercayaan dan optimisme masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari, Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para Deputi Kemenko Polkam, serta Staf Khusus Menko Polkam.

Humas Kemenko Polkam RI

 

Bagikan Artikel Ini