Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan peran strategis pers sebagai mitra pemerintah sekaligus kontrol sosial dalam pelaksanaan pembangunan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat (6/2/2026).
Menurut Dimyati, pers memiliki fungsi penting dalam menyampaikan informasi kepada publik, menyuarakan aspirasi masyarakat, serta mengawasi jalannya kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
“Pers memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, sekaligus sebagai kontrol terhadap kebijakan. Selamat Hari Pers Nasional 2026,” ujar Dimyati dalam sambutannya.
Dimyati menjelaskan, di tengah derasnya arus informasi, pers dituntut untuk menyampaikan kebenaran serta berperan aktif memerangi hoaks dengan menyajikan fakta yang akurat, objektif, dan berimbang.
“Pers menyampaikan kebenaran, memerangi hoaks, dan menyajikan fakta yang benar-benar terjadi di lapangan,” katanya.
Selain itu, pers juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Berbagai aspirasi dan persoalan publik dapat tersampaikan melalui pemberitaan sehingga pemerintah dapat segera mengambil langkah penanganan.
“Ketika ada jembatan roboh dan diberitakan oleh pers, pemerintah bisa segera mengetahui dan mengambil tindakan,” jelasnya.
Dimyati menambahkan, fungsi krusial pers lainnya adalah sebagai kontrol sosial. Melalui pemberitaan yang profesional, pers dapat memberikan peringatan atas penyimpangan serta membantu mengawasi jalannya pembangunan.
“Pers bukan hanya memberitakan kegiatan pemerintahan, tetapi juga memberikan kontrol terhadap kebijakan dan pelaksanaannya,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penangkal hoaks sekaligus sumber informasi yang akurat bagi masyarakat.
Menurut Dewi, peringatan Hari Pers Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas peran pers sebagai penyampai informasi, sarana edukasi publik, kontrol sosial, serta pendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Hari Pers Nasional merupakan momentum refleksi atas peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten, Lesman Bangun, mengatakan Tasyakuran HPN 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HPN 2026 di Provinsi Banten yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi, pengawal pembangunan, serta penggerak literasi informasi di tengah masyarakat,” ujarnya.
*Hadi*




