Gubernur Banten Tinjau MBG dan Pra-SPMB Bersama Wali Kota Tangsel di Ciputat

4 Menit Baca

TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni bersama Wali Kota Tangerang Selatan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMAN 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan optimal, baik dalam distribusi MBG maupun proses penerimaan murid baru yang transparan, adil, dan sesuai aturan.

Usai peninjauan, Andra Soni menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal program pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

“Semua ini bermuara pada bagaimana pelayanan kita kepada masyarakat bisa berjalan dengan optimal,” ujar Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Andra memastikan pendistribusian MBG di SMAN 1 Ciputat berjalan lancar. Di tengah pelaksanaan ujian sekolah, jadwal pembagian makanan disesuaikan dengan waktu istirahat siswa atau diberikan lebih awal agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga :  PSSI Tangsel Siapkan Program Pembinaan Jangka Panjang dalam Kongres 2026

Menurutnya, menu makanan yang diberikan kepada siswa juga bervariasi setiap hari dan tetap memenuhi standar gizi.

“Setiap hari menu yang disajikan bervariasi dan tetap memenuhi standar gizi,” katanya.

Selain memantau MBG, Gubernur Banten bersama Wali Kota Tangsel turut meninjau tahapan pra-SPMB. Andra bahkan menyaksikan langsung proses verifikasi data salah satu orang tua calon siswa yang dilakukan panitia di sekolah.

Ia meminta seluruh panitia SPMB memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap calon siswa tertentu.

“Saya meminta seluruh panitia SPMB memberikan pelayanan yang baik kepada semua orang tua calon siswa. Semuanya sama rata, tidak ada yang diistimewakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Murid SDN 02 Jombang Ciputat Kecewa Menu MBG, Distribusi Perdana untuk 1.036 Siswa Tuai Sorotan

Andra juga mengimbau masyarakat Banten untuk mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan praktik titip-menitip siswa maupun intervensi kepada kepala sekolah serta panitia penerimaan peserta didik.

Menurutnya, sistem yang telah dibangun harus dijaga agar berjalan sebagaimana mestinya sehingga proses seleksi berlangsung secara terbuka dan akuntabel.

“Semuanya harus berjalan secara transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Ciputat Lina Nurlina menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di sekolahnya berjalan tanpa kendala. Sebanyak 961 siswa dari kelas X hingga XII menerima manfaat program tersebut dengan variasi menu yang disediakan setiap hari oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Lina juga mengaku lebih tenang karena adanya komitmen kuat dari Gubernur Banten dalam menjaga proses SPMB tetap berjalan sesuai aturan. Menurutnya, komitmen itu menjadi pegangan bagi panitia untuk menolak berbagai bentuk intervensi.

Baca Juga :  Tertinggi Soal Kepatuhan Pelayanan Publik, Pemkot Tangsel Borong 3 Penghargaan dari Ombudsman RI

“Alhamdulillah, berkaca dari tahun lalu, meskipun ada saja pihak yang mencoba melakukan intervensi, kami bisa dengan tegas menolak karena dilindungi oleh komitmen dari Gubernur,” ungkap Lina.

Saat ini, tercatat sekitar 2.400 pendaftar telah masuk ke dashboard SMAN 1 Ciputat, sementara daya tampung sekolah hanya 288 kursi. Ketatnya persaingan membuat pihak sekolah menjalankan proses seleksi secara ekstra hati-hati.

Lina menambahkan, kebijakan sekolah gratis untuk swasta yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Banten menjadi alternatif bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

“Untungnya, Bapak Gubernur juga mengeluarkan kebijakan sekolah gratis bagi swasta. Jadi, siswa yang tidak diterima di sekolah negeri bisa memilih sekolah swasta terdekat yang sama-sama gratis,” pungkasnya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini