Kebakaran TPA Jatiwaringin, Tinawati Andra Soni Salurkan Bantuan untuk Korban

4 Menit Baca

Kabupaten Tangerang, katamedia.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Selasa (7/7/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang harus mengungsi akibat kebakaran, sekaligus dukungan kepada petugas yang menangani peristiwa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Tinawati menyerahkan berbagai bantuan berupa paket sembako, kebutuhan dapur umum yang diperkirakan mencukupi hingga tiga hari, permainan anak-anak, makanan ringan, alat tulis, serta berbagai kebutuhan lain yang diperlukan para pengungsi. Bantuan juga diberikan kepada petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

Selain menyalurkan bantuan, Tinawati meninjau langsung lokasi pengungsian dan memberikan kegiatan trauma healing kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Ia berharap para korban tetap sabar dan tabah menghadapi musibah yang terjadi.

Baca Juga :  Kebakaran TPA Jatiwaringin, Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Pemadaman Terus Berlangsung

“Semoga musibah kebakaran tersebut tertangani,” kata Tinawati.

Menurutnya, kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Karena itu, ia mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi untuk sementara mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker dengan baik, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya.

“Segera memeriksakan diri apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya,” ujarnya.

Tinawati juga mengajak masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui kebiasaan memilah sampah organik dan nonorganik serta mendaur ulang sampah.

Baca Juga :  KH Ahmad Fudholi Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak, Wagub Dimyati: Mari Doakan Segera Pulih

“Memilah sampah organik dan nonorganik. Mendaur ulang sampah,” katanya.

Ia menegaskan TP PKK Provinsi Banten berkomitmen untuk terus berperan dalam penanganan persoalan sampah dan mendukung keluarga, perempuan, serta anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan saat terjadi bencana.

“Kami juga berharap ini juga dapat bisa ditangani sepenuhnya oleh pemerintah, kemudian masyarakat juga bisa beraktivitas kembali secara normal, aman, nyaman, dan sehat,” tuturnya.

Tinawati juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mulai membangun kebiasaan mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing.

“Yang terpenting adalah tidak membuang sampah sembarangan. Jadi, dimulai dari diri sendiri, dimulai dari keluarga, dan dimulai dari rumah tangga masing-masing,” ucapnya menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Irmawati Maesyal Rasyid, turut memberikan trauma healing kepada para pengungsi. Ia mengimbau warga tetap berada di lokasi pengungsian hingga kondisi benar-benar aman.

Baca Juga :  Isu Mukota di Serang Ditolak, Tokoh Kadin Tangsel Tegaskan Pelaksanaan di Tangsel

“Jangan pulang dulu ke rumah sebelum situasi kondusif,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Tangerang, hingga pukul 09.00 WIB pada 7 Juli 2026, jumlah pengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, mencapai 198 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 120 orang dewasa, 52 anak-anak, 20 balita, lima lansia, dan satu penyandang disabilitas.

Salah seorang pengungsi, Suharti (61), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Banten. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat kebakaran.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan,” katanya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini