Festival Kuliner Nusantara Semarakkan Bulan Bung Karno di Pamulang Square

3 Menit Baca

TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id – Festival Wisata Kuliner Nusantara dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno resmi digelar di Pamulang Square, Kota Tangerang Selatan, pada 12–14 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Setialah Pada Sumbernya, Lidah dan Perut Rakyat Indonesia Tidak Boleh Terjajah Makanan Impor” ini menjadi ajang promosi kuliner lokal sekaligus wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sejak hari pertama pelaksanaan, Jumat (12/6/2026), festival disambut antusias masyarakat. Ratusan stan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia memenuhi area acara dengan menyajikan beragam makanan khas Nusantara, mulai dari jajanan tradisional, kuliner legendaris, hingga sajian kekinian berbahan baku lokal.

Baca Juga :  Bandung On Bike 2026 Dipadati Ratusan Pesepeda, Farhan Dorong Kota Ramah Pengguna Jalan dan Pesepeda

Nuansa merah putih tampak mendominasi kawasan festival melalui dekorasi stan, umbul-umbul, serta panggung hiburan yang menambah semarak peringatan Bulan Bung Karno. Ribuan pengunjung memadati lokasi untuk menikmati ragam kuliner sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Selain bazar kuliner, festival juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, edukasi kewirausahaan, serta promosi produk unggulan UMKM. Beragam kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk daerah.

Ketua Bidang UMKM Kadin Kota Tangerang Selatan, Mizz Farah Diba, mengatakan festival ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pelaku UMKM agar semakin berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka.

Baca Juga :  Virgojanti Membuka Rapat Koordinasi Ekosistem Pusat Industri Halal Provinsi Banten

“Semangat Bulan Bung Karno harus kita maknai dengan keberpihakan kepada produk dalam negeri. Melalui Festival Wisata Kuliner Nusantara ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mencintai makanan lokal, karena lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi yang sangat penting bagi UMKM agar naik kelas dan semakin dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Mizz Farah Diba, sektor kuliner merupakan salah satu kekuatan ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian daerah. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Mahasiswa HMI Desak BPN Tangsel Usut Dugaan Mafia Tanah Babakan, Kepala Kantor Turun Temui Massa

Festival Wisata Kuliner Nusantara di Pamulang Square diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemandirian ekonomi bangsa melalui pengembangan produk kuliner lokal.

Dengan mengangkat semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap produk dalam negeri, festival ini menjadi momentum untuk mengingat kembali pesan Bung Karno tentang pentingnya berdiri di atas kaki sendiri, termasuk dalam menjaga kedaulatan pangan dan melestarikan kekayaan kuliner Nusantara.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini