Atasi Banjir Kota Serang, Andra Soni Percepat Normalisasi Sungai Cibanten

3 Menit Baca

SERANG, katamedia.co.id – Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung pelaksanaan proyek pengendalian banjir dan pengerukan sedimentasi di aliran Sungai Cibanten, tepatnya di jalur nelayan Pelabuhan Karangantu, Kota Serang, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat dan nelayan terkait persoalan banjir serta sedimentasi yang selama ini mengganggu aktivitas warga.

Peninjauan dilakukan bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) Dedy Yudha Lesmana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Komite Bilateral KADIN Indonesia Temui Andra Soni, Bahas Investasi Vietnam di Banten

“Alhamdulillah, melalui koordinasi yang baik antara Pemprov Banten, Pemkot Serang dan Balai C3, program ini bisa dilaksanakan dengan cepat,” kata Andra Soni.

Menurut Andra Soni, pelaksanaan proyek ini berawal dari berbagai masukan yang disampaikan nelayan Karangantu saat audiensi beberapa waktu lalu. Selain itu, masyarakat Kota Serang juga mengeluhkan banjir yang kerap terjadi ketika musim hujan tiba.

Pada tahap awal, normalisasi Sungai Cibanten dan penanganan banjir dilakukan sepanjang 1,5 kilometer, mencakup kawasan muara hingga Kali Sukadana yang selama ini menjadi salah satu titik utama penyebab banjir di Kota Serang.

“Sedimentasi di jalur nelayan Karangantu ini cukup tebal, diperkirakan mencapai 190 ribu kubik yang akan ditangani. Itu belum termasuk penanganan 80 bangkai kapal nelayan yang sudah puluhan tahun tidak ditangani,” ujarnya.

Baca Juga :  Panen Raya Padi Organik PS-08, Andra Soni Optimistis Banten Jadi Lumbung Pangan Nasional

Ia menjelaskan, pemerintah juga telah mengusulkan sejumlah program lanjutan kepada pemerintah pusat. Program tersebut meliputi penataan kawasan di sepanjang aliran Sungai Cibanten, pengoptimalan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta berbagai langkah pendukung lainnya guna meningkatkan kualitas kawasan sungai.

Andra Soni turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan sungai dan mengawasi hasil pembangunan yang dilakukan. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian banjir.

“Karena itu dampaknya akan menyebabkan banjir,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BBWS C3 Dedy Yudha Lesmana menyampaikan bahwa koordinasi antara pihak balai dan pemerintah daerah selama ini berjalan dengan baik. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat penanganan kawasan Sungai Cibanten secara menyeluruh.

Baca Juga :  Dari Bontang untuk Sumatra: Pupuk Kaltim Fest 2025 Satukan Musik dan Kepedulian

“Selain melakukan pengerukan sedimentasi dan penataan RTH, Balai C3 juga akan melakukan penguatan di dua sisi tebing sungai agar tidak terjadi longsor,” paparnya.

Normalisasi Sungai Cibanten diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir di Kota Serang sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan di kawasan Karangantu.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini