JAKARTA, katamedia.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberangkatkan 48 peserta untuk menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi marbot masjid dan prestasi kafilah Jakarta dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.
Peserta yang mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci tersebut terdiri atas 44 marbot yang mewakili 44 kecamatan di Jakarta, dua juara MTQ Nasional, serta dua orang pendamping.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pemberian apresiasi itu merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelayanan keagamaan maupun mengharumkan nama Jakarta melalui prestasi di tingkat nasional.
Menurut Pramono, peran marbot dalam merawat masjid serta perjuangan para peserta MTQ merupakan bentuk pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kehidupan beragama di Ibu Kota.
Ia menyampaikan hal tersebut saat kegiatan pemberangkatan peserta umrah di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Pramono juga mengapresiasi para marbot yang selama ini menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesiapan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Ia menegaskan, kerukunan dan ketenteraman Jakarta perlu dijaga bersama oleh seluruh lapisan masyarakat. Terlebih, Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan menjadi pusat aktivitas kawasan metropolitan dengan populasi mencapai sekitar 42 juta jiwa.
Selain memberikan kesempatan umrah, Pemprov DKI Jakarta turut menyalurkan bantuan berupa 125 perangkat tata suara atau *sound system* untuk masjid di berbagai wilayah. Setiap masjid memperoleh bantuan senilai Rp40 juta guna mendukung peningkatan fasilitas ibadah dan kegiatan keagamaan.
Pada kesempatan yang sama, Pramono mengapresiasi capaian kafilah DKI Jakarta yang berhasil menempati peringkat ketiga dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemacu bagi para peserta dan pihak terkait untuk meningkatkan pembinaan serta kualitas kemampuan menjelang MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Jakarta.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ Nasional tahun depan juga menjadi momentum penting karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
Pramono berharap Jakarta tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Ia turut memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tetap berlatih dan mengembangkan kemampuannya. Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, juga memberikan perhatian terhadap dukungan pendidikan bagi peserta berprestasi agar potensi mereka terus berkembang.
Marbot Masjid Bersyukur Mendapat Kesempatan Umrah
Kebahagiaan atas penghargaan tersebut dirasakan Kartun, marbot Masjid Jami’ Assura di Kemayoran, Jakarta Pusat. Pensiunan PT Pos Indonesia itu menjadi salah satu penerima kesempatan umrah setelah bertahun-tahun mengabdikan diri untuk masjid.
Kartun mulai menjalankan tugas sebagai marbot sejak 2016. Selama mengabdi, ia membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pengajian dan majelis taklim.
Kesempatan berangkat ke Tanah Suci kali ini menjadi pengalaman yang sangat berarti baginya. Sebelumnya, pada 2018, rencana Kartun untuk menunaikan ibadah umrah sempat terkendala persoalan administrasi kependudukan.
Karena itu, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang akhirnya diperoleh melalui program apresiasi Pemprov DKI Jakarta.
Kartun juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, pengurus masjid, serta para donatur yang telah mendukung keberangkatannya.
Ia berharap ibadah umrah tersebut dapat dimanfaatkan untuk memanjatkan doa bagi keluarga, orang tua, serta keselamatan dan ketenteraman Jakarta.
Program penghargaan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang berkontribusi dalam kehidupan keagamaan, sekaligus mendorong peningkatan prestasi generasi muda Jakarta dalam bidang keagamaan.
Pemprov DKI




