Tangerang Selatan, katamedia.co.id – Festival Kuliner Nusantara “Bulan Bung Karno” yang berlangsung di Pamulang Square resmi ditutup dengan meriah pada Minggu (14/6/2026). Antusias masyarakat yang tinggi selama penyelenggaraan acara menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat sekaligus memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah.
Penutupan festival tersebut juga menandai semakin kuatnya sinergi antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan dan Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA) DPD Provinsi Banten dalam mendukung pengembangan sektor kuliner dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua IKABOGA DPD Provinsi Banten, Hj. Iin Komala Sari, SE, mengatakan keterlibatan IKABOGA dalam Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk melestarikan warisan kuliner Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku usaha kuliner daerah.
Menurutnya, festival tersebut bukan hanya menjadi ajang promosi berbagai makanan khas Nusantara, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan mengembangkan kekayaan pangan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.
Iin menegaskan bahwa Indonesia memiliki keragaman kuliner yang luar biasa dan berpotensi menjadi kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi antara organisasi profesi, pelaku usaha, pemerintah, dan UMKM perlu terus diperkuat.
Selain memperkenalkan aneka kuliner tradisional, festival ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala Bidang UMKM KADIN Kota Tangerang Selatan, Mizz Para Diba, menilai Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem UMKM, khususnya di sektor kuliner dan pangan lokal.
Menurutnya, berbagai produk yang ditampilkan selama festival menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki kreativitas dan potensi besar untuk berkembang. Oleh karena itu, dukungan terhadap penguatan kapasitas usaha, akses pasar, serta jejaring bisnis harus terus dilakukan agar UMKM mampu naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Para menambahkan, sinergi antara KADIN Tangsel, IKABOGA Banten, komunitas, dan pelaku usaha merupakan langkah strategis dalam menciptakan peluang ekonomi baru yang berbasis pada potensi lokal. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor kuliner yang selama ini terbukti memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian.
Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno menghadirkan berbagai makanan dan minuman khas dari sejumlah daerah di Indonesia. Beragam produk UMKM unggulan serta olahan pangan kreatif berbahan baku lokal turut menjadi daya tarik yang mendapat sambutan positif dari pengunjung.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, KADIN Tangsel dan IKABOGA Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan kuliner lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, melestarikan budaya bangsa, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM di masa mendatang.
*Hadi*




