Sinergi Polres Tangsel–Astra Daihatsu: Saung Bambu Hadirkan Dorongan Baru bagi Program Ketahanan Pangan

2 Menit Baca

TANGERANG SELATAN, katamedia.co.id – Sinergi antara Polres Tangerang Selatan dan Astra Daihatsu kembali melahirkan inisiatif positif bagi masyarakat. Pada Jumat (5/12) sore, Astra Daihatsu resmi menyerahkan fasilitas saung bambu kepada Polres Tangsel sebagai dukungan nyata terhadap penguatan program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor D. H. Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa dukungan itu memperkuat fondasi kolaborasi lintas sektor yang selama ini dibangun. Ia menjelaskan bahwa lahan ketahanan pangan yang dikelola Polres Tangsel tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai upaya menghasilkan komoditas pertanian yang bermanfaat langsung bagi warga.

Baca Juga :  Resmi Nahkodai Kadin Tangsel, Marhadi Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Pengusaha

“Kolaborasi antara Polres, Pemerintah Kota, dan sektor swasta seperti Astra Daihatsu adalah kunci. Saung bambu ini tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga ruang koordinasi dan pusat kegiatan produktif. Kami juga menanam jagung di lahan ini dan hasilnya akan kami berdayakan untuk membantu masyarakat sekitar,” ujar Kapolres.

Perwakilan Astra Daihatsu Bintaro, Agreta Hapsari, menyampaikan bahwa pihaknya melihat pentingnya kontribusi berkelanjutan dari dunia usaha terhadap masyarakat. Menurutnya, fasilitas ini menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal.

Baca Juga :  Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Perkuat SDM Hadapi Era Digital

“Keberlanjutan hanya terwujud ketika perusahaan dan masyarakat berjalan bersama, saling menguatkan, dan saling memberdayakan,” ucapnya.

Acara penyerahan saung berlangsung hangat dan mendapat respons positif dari para tamu yang hadir, termasuk jajaran PJU Polres Tangsel, perwakilan Kecamatan Serpong dan Kelurahan Ciater, komunitas Ojol Kamtibmas, serta warga sekitar. Sinergi ini diharapkan menjadi titik awal yang mendorong lahirnya program-program pertanian terpadu lainnya di wilayah Tangerang Selatan. (Hadi)

Bagikan Artikel Ini