Tangerang Selatan, katamedia.co.id – Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Tangerang Selatan Semester II Tahun 2026 menjadi momentum pembinaan karakter sekaligus peningkatan kemampuan para karateka.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Minggu (23/8/2026), turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. Dalam kesempatan tersebut, Andra memberikan apresiasi kepada para karateka, pelatih, pembina, serta orang tua yang terus mendukung anak-anak mengikuti kegiatan olahraga secara positif.
Menurut Andra, olahraga tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik dan prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan dan sikap sportif. Melalui olahraga, anak-anak dibiasakan untuk mengikuti aturan, menghargai waktu, serta bertanggung jawab terhadap proses yang dijalani.
“Karena saya yakin, dengan berolahraga kita akan jadi orang yang sportif, tepat waktu, dan tidak ingkar janji. Olahraga pasti melatih kedisiplinan kita,” ungkap Andra Soni.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para orang tua yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi anak-anak mereka untuk menekuni olahraga karate. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang bermanfaat.
“Sebenarnya yang luar biasa itu adalah orang tuanya. Para orang tua hebat ini telah memberikan kesempatan emas bagi anak-anaknya untuk beraktivitas positif,” imbuhnya.
Selain menjadi sarana evaluasi kemampuan karateka dalam kenaikan tingkat, kegiatan UKT INKAI juga dinilai mampu mempererat hubungan kekeluargaan antarpeserta. Kebersamaan tersebut terlihat dari interaksi antara orang tua, pelatih, pembina, dan peserta selama kegiatan berlangsung.
Andra turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina, guru, dan pelatih yang secara konsisten mendampingi para karateka. Ia berharap pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi bangsa.
Menurutnya, pembinaan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, para karateka diminta terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diperoleh.
“Teruslah berlatih sungguh-sungguh. Di sinilah tempat kalian belajar untuk menjadi pribadi yang tangguh, unggul, dan pastinya sportif,” tutupnya.
*Hadi*




