Polda Jabar Siapkan 26.692 Personel dan 332 Pos Pengamanan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026

2 Menit Baca

Bandung —Polda Jawa Barat menyiapkan pengamanan secara maksimal untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026. Sebagai bentuk kesiapan tersebut, Polda Jabar akan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 16.00 WIB di Lapangan Apel Polda Jabar.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergi antar instansi guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.

Baca Juga :  Asosiasi Pengusaha Aqiqah Indonesia (ASPAQIN) organisasi untuk para pengusaha aqiqah

Ia menjelaskan, Polda Jabar menyiapkan sebanyak 26.692 personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Personel tersebut akan bertugas di berbagai titik strategis di wilayah Jawa Barat dan didukung oleh berbagai instansi terkait melalui koordinasi lintas sektoral.

“Polda Jawa Barat menyiapkan 26.692 personel yang akan terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Pengamanan ini juga didukung oleh berbagai instansi terkait melalui koordinasi lintas sektoral guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal,” ujarnya.

Selain personel, Polda Jabar juga menyiapkan 332 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Pos tersebut terdiri dari 227 Pos Pengamanan (Pos PAM), 79 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 26 Pos Terpadu yang akan memberikan pelayanan sekaligus pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Baca Juga :  H-5 Lebaran, Gubernur Andra Soni Tinjau Kelancaran Arus Mudik di Penyeberangan Merak–Bakauheni

Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat, mulai dari informasi perjalanan, pengamanan lalu lintas, hingga bantuan bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan selama perjalanan.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, arus mudik diperkirakan mulai terjadi pada 13 Maret 2026 seiring dimulainya masa libur di beberapa instansi pemerintahan dan sekolah. Sementara itu, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, dengan dilaksanakannya gelar pasukan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga :  Didampingi Jajaran Menteri, Kapolri dan Panglima TNI, Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati Cek Kesiapan Mudik di Pelabuhan Merak

*Red*

Bagikan Artikel Ini