Pemprov Jabar Cairkan Kompensasi Rp6,9 Miliar untuk 3.000 Sopir Angkot, Becak, dan Andong

3 Menit Baca

KOTA BANDUNG –

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mulai mencairkan uang kompensasi bagi sopir angkot, becak, dan andong yang tidak beroperasi selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H/2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, sebanyak 3.000 sopir menerima kompensasi dengan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp6,9 miliar. Bantuan tersebut diberikan sebagai pengganti penghasilan para sopir selama masa pembatasan operasional.

“Saya sudah cek ke Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat, seluruh uangnya sudah mulai terdistribusi malam ini dan besok selesai semuanya,” ujar Dedi Mulyadi usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam rangka persiapan pengamanan Idulfitri 1447 H di Mapolda Jabar, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga :  Pimpin Dewan SDA Periode 2026–2030, Andra Soni Siapkan Langkah Konkret Kelola Air

Kompensasi tersebut diberikan kepada sopir yang beroperasi di sejumlah daerah, seperti Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, hingga Kota Bandung. Sebagian sopir diliburkan menjelang Idulfitri, sementara sebagian lainnya diliburkan setelah hari raya.

“Kita pertimbangkan sopir diliburkan bukan hanya saat arus mudik, tetapi juga saat arus wisata setelah hari raya,” kata Dedi.

Selain menyalurkan kompensasi, Pemprov Jabar juga menyiapkan layanan kesehatan bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Salah satunya dengan memodifikasi mobil operasional Mercy milik gubernur menjadi kendaraan layanan kesehatan darurat yang akan ditempatkan di ruas Tol Cipali.

Baca Juga :  Edukasi Bumil Sehat di Tangsel Perkuat Upaya Cegah Stunting

Menurut Dedi, inovasi tersebut terinspirasi dari kejadian seorang warga yang melahirkan di pinggir jalan tol saat perjalanan mudik. Dengan adanya kendaraan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih layak dalam kondisi darurat.

“Hari ini akan diluncurkan ke Tol Cipali sehingga nanti kalau ada yang melahirkan di jalan, bisa ditangani di mobil Mercy, tidak lagi di pinggir jalan,” ujarnya.

Dedi juga mengimbau masyarakat untuk menghargai dan mendukung para petugas yang bertugas di lapangan selama masa mudik dan Lebaran.

Baca Juga :  Menhan Sjafrie dan Komisi I DPR RI Bahas Kesiapan Pertahanan di Tengah Krisis Global

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga para petugas yang harus merelakan waktu bersama keluarga demi kelancaran arus mudik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja saat masyarakat merayakan Idulfitri.

“Mereka adalah bagian penting. Ketika orang melaksanakan salat Id, mereka tetap bekerja membersihkan lingkungan. Hatur nuhun,” pungkasnya.

*Bur*

Bagikan Artikel Ini