TANGERANG -Pemerintah Provinsi Banten menyatakan dukungannya terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kolaborasi antardaerah tersebut dinilai mampu mendorong pembangunan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Dukungan itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan saat menghadiri diskusi Sustainable Aglo City Summit 2026 di Harris Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (23/4/2026).
Menurut Wawan, penguatan wilayah aglomerasi akan membuka peluang lahirnya berbagai kebijakan positif serta mempererat kerja sama antarwilayah, khususnya dalam menjawab tantangan perkotaan yang saling terhubung.
Dalam forum tersebut, kata dia, terdapat tiga isu utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni penguatan transportasi publik, pengelolaan sampah, dan ketahanan pangan.
“Secara teknis beberapa kerja sama sudah kita jalankan, seperti konektivitas transportasi publik antara Banten dengan Jakarta,” ujar Wawan.
Ia menambahkan, penguatan kawasan aglomerasi secara berkelanjutan diyakini akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan, peningkatan aksesibilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Apalagi nanti seluruh daerah di Banten terlibat aktif,” katanya.
Diskusi itu juga membahas persiapan seminar nasional sebagai tahapan kedua penguatan wilayah aglomerasi Jabodetabekpunjur yang dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Dalam Negeri Aria Bima, Ignasius Jonan, serta sejumlah peneliti. Hadir pula perwakilan dari Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menilai penguatan wilayah aglomerasi Jabodetabekpunjur sangat penting agar seluruh daerah di kawasan tersebut semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan nanti bisa dikembangkan, baik dari Pemprov Banten, DKI Jakarta maupun Jawa Barat,” ujarnya.
Menurut Soma, konsep penguatan wilayah aglomerasi sejatinya telah dirancang oleh Bappenas. Karena itu, Pemkab Tangerang berinisiatif memulai langkah konkret dari kawasan Jabodetabekpunjur.
“Oleh karena itu saya minta semuanya aktif memberikan kontribusi berbagai pemikirannya,” katanya.
*Red*




