Jakarta, katamedia.co.id – Dalam gebrakan 100 hari masa pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan nasional.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan kapasitas 50 MWac.
PLTS yang berdiri di atas lahan seluas 80 hektare ini didesain untuk memenuhi kebutuhan listrik hijau di kawasan IKN, mendukung konsep keberlanjutan dan ramah lingkungan yang menjadi visi utama ibu kota baru.
Proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi energi menuju penggunaan energi terbarukan.
“Pemerintah berkomitmen penuh untuk menyediakan infrastruktur energi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga ramah lingkungan. PLTS IKN adalah simbol nyata dari upaya kita menuju kemandirian energi hijau,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya saat peresmian.
Selain PLTS di IKN, proyek ketenagalistrikan lainnya meliputi pembangunan pembangkit listrik, gardu induk, dan jaringan transmisi di berbagai daerah di Indonesia.
Total kapasitas listrik yang dihasilkan dari seluruh proyek mencapai lebih dari 1.200 MW, yang bertujuan untuk memperluas akses listrik hingga ke wilayah pelosok.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya meningkatkan rasio elektrifikasi nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru.
“Lebih dari 20.000 tenaga kerja terlibat dalam pembangunan proyek-proyek ini, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah,” ungkapnya.
Peresmian ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pegiat lingkungan.
PLTS IKN dinilai menjadi langkah konkret Indonesia dalam mengejar target pengurangan emisi karbon sebesar 29% pada tahun 2030, sesuai dengan Perjanjian Paris.
Keberhasilan pelaksanaan 37 proyek ketenagalistrikan nasional ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan langkah ini, Indonesia semakin mendekatkan diri pada cita-cita menjadi negara maju yang mandiri secara energi dan berkelanjutan. (***)



