Malang, katamedia.co.id – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau fasilitas produksi PT Pindad di Malang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan penguatan kapasitas industri pertahanan nasional sekaligus mendorong kebangkitan industri dalam negeri melalui sinergi strategis antar pemangku kepentingan.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan dalam memperkuat kemandirian alat pertahanan dan keamanan nasional, dengan mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di sektor pertahanan.
Dalam kesempatan itu, Menhan menekankan pentingnya kolaborasi antara PT Pindad dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) serta berbagai instansi terkait. Sinergi ini dinilai krusial untuk memenuhi kebutuhan pertahanan dalam negeri, khususnya pada sektor kendaraan tempur, persenjataan, dan munisi.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan teknologi pertahanan nasional yang inovatif dan berdaya saing, sekaligus mendukung modernisasi kekuatan pertahanan Indonesia secara berkelanjutan.
Selain itu, Menhan juga menghadiri seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan fasilitas baru di lingkungan PT Pindad Malang. Pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional.
Fasilitas baru tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian pertahanan, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan negara.
(Biro Infohan Setjen Kemhan)




