Komite Sekolah SMAN 10 Tangsel Gandeng KADIN, Siswa Dibekali Pilihan Kuliah hingga Dunia Kerja

6 Menit Baca

TANGSEL, katamedia.co.id – Komite Sekolah SMA Negeri 10 Tangerang Selatan (SMAN 10 Tangsel) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan untuk memberikan pembekalan kepada siswa kelas 12 menjelang kelulusan.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam kunjungan Komite SMAN 10 Tangsel ke KADIN Tangsel, Jumat (11/9/2026). Rencananya, kegiatan pembekalan akan digelar pada 21 September 2026 dan diikuti sekitar 250 siswa kelas 12.

Program tersebut dirancang untuk memperkenalkan berbagai pilihan yang dapat ditempuh siswa setelah menyelesaikan pendidikan menengah, mulai dari melanjutkan kuliah, memasuki dunia kerja, mengikuti program magang hingga memanfaatkan peluang di sektor digital.

Bendahara Komite SMAN 10 Tangsel, Andien, mengatakan pembekalan diperlukan agar siswa memiliki pandangan yang lebih luas mengenai masa depan dan tidak hanya melihat perguruan tinggi sebagai satu-satunya pilihan.

“Kita untuk membuka pikiran anak-anak kelas 12 supaya tidak hanya ke universitas, tapi juga meluangkan waktu untuk pasar digital atau bahkan untuk magang ke luar negeri,” ujar Andien.

Menurutnya, keterlibatan KADIN diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih nyata kepada siswa mengenai dunia usaha dan kebutuhan kompetensi ketika mereka nantinya memasuki lingkungan profesional.

Kegiatan tersebut nantinya dikemas melalui workshop dan sesi edukasi dengan menghadirkan KADIN Tangsel sebagai salah satu narasumber. Seluruh peserta merupakan siswa kelas 12 SMAN 10 Tangsel.

Baca Juga :  Bank Sampah Sumber Berkah RW 02 Parigi Baru Dorong Reduksi Sampah hingga 30 Persen

Andien menyebut jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 250 siswa.

“Pesertanya sekitar 250 orang, kelas 12 semuanya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris II Komite SMAN 10 Tangsel, Mila, mengatakan pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya komite membantu siswa mempersiapkan langkah setelah lulus.

Ia menilai siswa perlu memperoleh informasi yang cukup mengenai berbagai jalur yang bisa dipilih, baik pendidikan tinggi, pekerjaan, magang maupun pengembangan keterampilan yang relevan dengan perkembangan dunia digital.

Dengan pembekalan tersebut, siswa diharapkan mulai memiliki gambaran mengenai rencana yang akan dijalankan setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA.

“Jadi mereka sudah punya next-nya, sudah ada gambarannya. Planning-nya disiapkan, mereka masuk dunia usaha,” ujarnya.

Mila juga menilai melanjutkan pendidikan tinggi tetap penting. Namun, pengalaman bekerja atau memperoleh pengalaman praktis secara bersamaan juga dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dalam membangun kompetensi.

“Kalau kuliah sambil bekerja itu sudah luar biasa banget,” katanya.

Sekretaris Komite SMAN 10 Tangsel, Nisa, berharap kerja sama dengan KADIN tidak sebatas kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak terhadap wawasan dan motivasi siswa.

“Mudah-mudahan acaranya sukses, berjalan lancar. Semoga anak kelas 12 SMA 10 mendapat wawasan dan terpacu motivasinya,” ujar Nisa.

Baca Juga :  Isu Mukota di Serang Ditolak, Tokoh Kadin Tangsel Tegaskan Pelaksanaan di Tangsel

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja komite yang ditujukan untuk memberikan pembekalan secara merata kepada seluruh siswa kelas 12.

“Jadi kami tidak memilihkan anak kami saja, tetapi memilihkan untuk anak-anak semua yang ada di SMA 10,” katanya.

Selain pemahaman mengenai dunia kerja, peningkatan kemampuan siswa juga menjadi perhatian. Salah satunya melalui penguasaan bahasa asing yang dinilai dapat membuka peluang lebih luas di masa depan.

Bahasa Inggris dan Mandarin disebut menjadi keterampilan yang dapat dipersiapkan siswa untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif dan terbuka.

Dalam pembahasan bersama KADIN Tangsel, peluang magang juga menjadi salah satu materi yang mendapat perhatian. Komite sekolah berharap siswa dapat memperoleh informasi mengenai kesempatan magang, termasuk kemungkinan mengikuti program di luar negeri.

Pengalaman tersebut dinilai dapat membantu siswa mengenal lingkungan kerja secara langsung sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha.

Keterlibatan KADIN dianggap strategis karena organisasi tersebut memiliki hubungan langsung dengan pelaku usaha dan sektor industri. Melalui kolaborasi tersebut, siswa diharapkan dapat mengenal dunia usaha sejak masih berada di bangku sekolah.

“KADIN itu rumahnya para pengusaha. Diseraplah angkatan mudanya, angkatan kerja muda ini oleh KADIN,” ujar salah satu perwakilan dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Disperindag dan KADIN Tangsel Bahas Strategi Tingkatkan Daya Saing Pasar Tradisional

Meski demikian, komite menyadari bahwa proses mempersiapkan siswa menuju dunia kerja membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, pembekalan diarahkan untuk membuka akses, memberikan wawasan, sekaligus membantu siswa menentukan langkah yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.

Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan upaya mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan dunia usaha. Siswa tidak hanya diharapkan memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan praktis, kemampuan komunikasi, penguasaan bahasa asing serta pemahaman terhadap perkembangan pasar kerja dan ekonomi digital.

Bagi komite sekolah, yang terpenting adalah setiap siswa memiliki pilihan setelah lulus dan tidak kehilangan arah ketika memasuki fase berikutnya.

“Pokoknya ini anak-anak jangan sampai menganggur. Makanya kita sebagai komite memilihkan program kerja satu tahun ke depan, apa yang bisa kita siapkan untuk anak kelas 12 ini,” ujar perwakilan komite.

Melalui pembekalan yang dijadwalkan pada 21 September 2026 tersebut, Komite SMAN 10 Tangsel berharap para siswa dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan, baik melalui jalur pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja dan usaha.

Kolaborasi dengan KADIN Tangsel diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara sekolah dengan dunia usaha sekaligus mempersiapkan generasi muda Tangsel agar lebih siap menghadapi persaingan setelah menyelesaikan pendidikan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini