“Istana untuk Anak Sekolah” Jadi Sarana Edukasi Sejarah dan Kepemimpinan Generasi Muda

4 Menit Baca

Jakarta, katamedia.co.id – Program “Istana untuk Anak Sekolah” kembali menghadirkan pengalaman berkesan bagi ratusan pelajar dan mahasiswa pada Selasa, 19 Mei 2026. Sebanyak sekitar 500 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 200 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Budi Luhur (UBL), serta 300 siswa dari SMPN 94 dan SMPN 4 Jakarta.

Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di Aula Hoegeng untuk mendapatkan materi mengenai pemerintahan dan tata negara. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Selanjutnya, rombongan diajak menuju kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk mengenal lebih dekat sejarah bangsa dan sistem pemerintahan Indonesia.

Tidak hanya mendengarkan penjelasan, para peserta juga mendapat kesempatan melihat langsung ruang-ruang bersejarah yang selama ini hanya mereka saksikan melalui televisi maupun media sosial. Mereka berkeliling mulai dari Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara, tempat berbagai keputusan penting bangsa diambil.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026, Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina 

Bagi Abielle Darren, mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur, kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia mengaku tidak menyangka dapat masuk hingga ke dalam kompleks Istana Kepresidenan.

“Awalnya saya ekspektasi itu hanya di luarnya saja. Tetapi ternyata bisa masuk ke dalamnya juga. Yang biasa saya lihat di berita akhirnya saya bisa lihat langsung. Cita-cita saya kalau tidak menjadi kriminolog, ingin menjadi politisi juga,” ujarnya.

Antusiasme serupa disampaikan Salsabilah Azzahra, mahasiswa UGM, yang menilai program tersebut memberikan pengalaman belajar berbeda dari biasanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dibuka bagi lebih banyak pelajar dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.

“Harapan saya Istana Negara dapat menerima mahasiswa maupun siswa dari SD hingga SMA untuk berkunjung langsung ke Istana Negara ini, karena begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dan banyak koleksi yang dapat disaksikan langsung,” katanya.

Baca Juga :  DLH Kota Tangerang Angkut 8.532 Ton Sampah Selama Periode Libur Lebaran 1447 H

Sementara itu, Richwan bersama rekan-rekannya dari Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Sekolah Vokasi UGM menilai kunjungan tersebut memberi sudut pandang baru mengenai pelestarian sejarah dan dokumentasi negara. Menurutnya, pengalaman tersebut penting agar generasi muda dapat memahami perjalanan bangsa melalui kompleks Istana Kepresidenan.

“Kita belajar bagaimana Sekretariat Negara dan Istana merawat serta melestarikan cagar budaya yang ada di sini sebagai bentuk pengelolaan dan dokumentasi informasi negara,” ujar Richwan.

Di antara para peserta, Alzena, siswi SMP 4 Jakarta, tampak paling bersemangat ketika mendapat kesempatan berbicara di podium. Baginya, momen tersebut menjadi pengalaman yang menginspirasi untuk meraih cita-cita sebagai pemimpin di masa depan.

Baca Juga :  Polsek Seltim tingkatkan patroli malam atensi arus Balik Lebaran Tahun 2026

“Saya merasa sangat bersemangat berbicara di depan banyak orang. Ini membuat saya terinspirasi dan termotivasi untuk menjadi seorang pemimpin, terutama pemimpin bangsa,” katanya.

Keceriaan juga terlihat dari para siswa SMPN 94 Jakarta yang datang dengan penuh semangat sejak pagi. Gyenitra, Gyandra, dan Adalira mengaku sudah bersiap sejak pukul 06.30 WIB dan berjalan kaki menuju lokasi kegiatan.

“Kita pengen lihat sejarah-sejarah di sini. Pengen banget lihat bangunan Istana Merdeka secara langsung, karena biasanya hanya lihat dari video,” ujar mereka antusias.

Di akhir kunjungan, para siswa turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan langka tersebut.

“Terima kasih ya Bapak Prabowo sudah mengundang kami semua untuk datang ke Istana Merdeka,” ucap mereka.

*BPMI SETPRES*

Bagikan Artikel Ini