Kebakaran Gudang Kayu di Pondok Cabe Pamulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp500 Juta

3 Menit Baca

Tangerang Selatan, katamedia.co.id – Kamis, 28 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, kebakaran terjadi di wilayah Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah gudang penyimpanan kayu dan menyebabkan kepulan asap tebal membumbung di lokasi kejadian.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan gudang penyimpanan kayu, bukan rumah maupun workshop. Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berada di bagian tengah gudang. Api disebut tidak sempat dipadamkan sehingga dengan cepat membesar dan melalap seluruh area gudang.

Davis Ferdian, Danru Damkar  Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik berdasarkan keterangan pemilik gudang.

Baca Juga :  Final Liga 4 Banten 2026 Lancar dan Sukses, Jalan Menuju Nasional Terbuka

“Dugaan sementara berdasarkan pengakuan pemilik, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian tengah gudang. Api tidak sempat dipadamkan sehingga membesar dan menghanguskan seluruh area gudang penyimpanan kayu,” ujar Davis Ferdian.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Namun angka tersebut masih berupa perkiraan awal dan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

Untuk menangani kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan mengerahkan sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan sekitar 40 personel, ditambah komandan regu dan unsur pendukung lainnya sehingga total mencapai sekitar 50 personel. Satu unit bantuan dari skuadron terdekat juga diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.

Baca Juga :  Hafiz Juliansyah Pimpin Pemuda Muhammadiyah Tangsel, Fokus Kaderisasi hingga 2029

“Kami mengerahkan sekitar 10 unit mobil pemadam dengan kekuatan sekitar 50 personel untuk melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi. Material kayu yang mudah terbakar membuat potensi penyalaan kembali cukup tinggi sehingga pembasahan harus dilakukan secara maksimal,” kata Davis Ferdian.

Petugas juga mendapat bantuan dari unsur TNI dalam proses pemadaman dan penguraian material yang terbakar di lokasi kejadian.

Meski kebakaran cukup besar, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Berdasarkan keterangan pemilik, saat kejadian terdapat penjaga yang biasa berada di lokasi, namun sedang makan malam dan melaksanakan salat. Ketika kembali ke gudang, api diketahui sudah membesar.

Baca Juga :  Tinawati Andra Soni Paparkan Tiga Program Prioritas TP PKK Banten Tahun 2026

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta, namun masih bersifat taksiran dan penyebab kebakaran masih dalam pendalaman,” jelas Davis Ferdian.

Hingga sekitar pukul 23:00 WIB, proses pemadaman masih terus dilakukan karena tumpukan kayu yang terbakar berpotensi memunculkan api kembali. Petugas melakukan pendinginan dan penyemprotan air secara intensif untuk mencegah bara api menyala ulang.

“Kendala di lapangan tidak terlalu signifikan, sumber air tersedia. Hanya kepulan asap tebal yang cukup mengganggu proses pemadaman, namun masih bisa diatasi petugas,” tutup Davis.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini