JAKARTA, katamedia.co.id – Antusiasme masyarakat untuk mengikuti langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, terbilang sangat tinggi. Hingga berakhirnya masa pendaftaran selama lima hari, jumlah masyarakat yang mendaftar tercatat mencapai lebih dari 336 ribu orang.
Tingginya jumlah pendaftar tersebut membuat panitia melakukan penyesuaian kapasitas undangan. Pemerintah memutuskan menambah satu blok area yang diperkirakan mampu menampung sekitar 3.400 orang.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan penambahan kapasitas dilakukan setelah panitia melihat langsung kondisi lapangan dan mempertimbangkan tingginya minat masyarakat untuk hadir dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81.
Kapasitas awal yang tersedia hanya sekitar 5.500 undangan. Namun, melihat jumlah pendaftar yang jauh lebih besar, pemerintah berupaya memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menyaksikan langsung peringatan kemerdekaan di kawasan Istana.
Tambahan sekitar 3.400 kursi tersebut nantinya akan dialokasikan untuk kegiatan pada pagi dan sore hari. Selain itu, panitia juga menyiapkan lokasi yang lebih representatif bagi masyarakat yang tidak memperoleh undangan resmi agar tetap dapat menyaksikan rangkaian kegiatan dari luar area Istana Merdeka.
“Selama kemarin kami koreksi ya bukan 4 hari, tapi selama 5 hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336 ribu pendaftar yang sebenarnya kapasitas yang memungkinkan hanya 5.500, tapi kami pastikan ada penambahan 3.400 kursi lagi,” ujar Prasetyo.
Di sisi lain, persiapan teknis pelaksanaan upacara terus dilakukan. Pada Selasa (11/8/2026), tim upacara dan Paskibraka mulai menjalani latihan bersama di halaman Istana Merdeka. Sebelumnya, masing-masing tim melakukan latihan secara terpisah.
Prasetyo menyebut latihan bersama tersebut masih berada pada tahap gladi parsial. Adapun gladi kotor yang melibatkan rangkaian upacara secara lebih menyeluruh dijadwalkan mulai Rabu (12/8/2026).
Tahapan gladi kotor akan digunakan untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan berbagai aspek pelaksanaan upacara sebelum puncak peringatan pada 17 Agustus 2026.
Sementara itu, pemerintah juga mulai menyampaikan undangan resmi kepada para Presiden, Wakil Presiden, serta keluarga Presiden dan Wakil Presiden untuk menghadiri peringatan Detik-detik Proklamasi.
Seiring dengan persiapan tersebut, masyarakat pengguna jalan juga diminta memahami adanya kemungkinan penyesuaian atau penutupan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan Istana Merdeka. Pemerintah menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan lalu lintas selama rangkaian persiapan hingga pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
BPMI Setpres




