Inaskill 2026 Buka Kategori Teknisi Ponsel, Kemnaker Bidik SDM Berdaya Saing Global

3 Menit Baca

Jakarta, katamedia.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka kategori teknisi ponsel dalam Indonesia Skills Competition (Inaskill) 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi teknisi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat membuat teknisi ponsel perlu terus meningkatkan kemampuan. Selain keterampilan teknis, teknisi juga dituntut mampu beradaptasi, menganalisis persoalan, memecahkan masalah, serta menerapkan standar pelayanan dan keselamatan kerja.

Menurut Afriansyah, kompetensi yang dimiliki teknisi perlu dibarengi dengan ruang untuk menguji kemampuan melalui kompetisi. Untuk pertama kalinya, Kemnaker memasukkan teknisi ponsel sebagai salah satu kategori yang diperlombakan dalam Inaskill 2026.

Baca Juga :  Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tetapi Mitra Strategis

“Teman-teman teknisi boleh ikut dan ini baru pertama kali lomba teknisi ponsel masuk kategori lomba yang kita siapkan. Finalnya nanti akan diadakan oleh Ditjen Binalavotas,” kata Afriansyah saat menutup World Cup Circuit Global Championship (CGC) Indonesia 2026 di Gedung Kemnaker, Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Kompetisi kategori teknisi ponsel tersebut akan digelar di Gedung Vokasi Kemnaker, Jalan Gatot Subroto Nomor 44, Jakarta Selatan. Kemnaker juga mengajak komunitas teknisi ponsel dari berbagai daerah untuk mempersiapkan kemampuan sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Baca Juga :  Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Afriansyah menjelaskan, perkembangan perangkat dan teknologi ponsel turut mengubah kebutuhan terhadap keterampilan teknisi. Kondisi itu membuat peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan teknisi tetap relevan dengan kebutuhan industri.

“Dengan begitu, kualitas SDM teknisi nasional dapat menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang semakin modern,” ujarnya.

Ia berharap penyelenggaraan kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga mendorong teknisi Indonesia memiliki kemampuan yang semakin teruji dan siap menghadapi persaingan di tingkat internasional.

Baca Juga :  Rayakan Milad Pertama, Mustika Sedara Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

“Kemnaker berharap teknisi Indonesia semakin teruji dan mampu bersaing secara global. Kami juga memotivasi komunitas teknisi ponsel di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional tersebut,” kata Afriansyah.

Sementara itu, penutupan CGC Indonesia 2026 menghasilkan tujuh pemenang yang selanjutnya berhak mengikuti CGC World Cup 2026. Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung di Poly World Trade Center Expo (PWTC Expo), Guangzhou, Tiongkok, pada 10–11 Oktober 2026.

*Humas Kemnaker*

Bagikan Artikel Ini