Hadiri Halalbihalal PSI, Gubernur Andra Soni Beberkan Program Pro-Rakyat

3 Menit Baca

Serang Banten – Gubernur Banten Andra Soni memaparkan capaian serta realisasi sejumlah program pro-rakyat Pemerintah Provinsi Banten saat menghadiri acara silaturahmi halalbihalal DPW PSI di Hotel Horison Ratu Serang, Minggu (19/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program yang berpihak kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah memimpin Provinsi Banten.

“Sejak dilantik, kami langsung tancap gas merealisasikan program prioritas sebagai komitmen kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara itu turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah serta Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PSI.

Baca Juga :  Bukber di Kampung Cilenggang dengan Meriahnya 40 Ragam Makanan di Hotel Sahid Serpong

Andra Soni menjelaskan, sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, Pemprov Banten mulai menjalankan delapan program utama beserta 24 program turunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

Salah satu program unggulan yang menjadi fokus ialah Sekolah Gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta. Program tersebut dijalankan melalui kebijakan efisiensi anggaran dengan mengalihkan belanja yang tidak berdampak langsung menjadi pembiayaan pendidikan.

Pada 2025, program ini telah menjangkau 801 sekolah swasta dengan 60.705 siswa penerima manfaat di Provinsi Banten. Pada 2026, program tersebut mulai diperluas ke Madrasah Aliyah swasta.

Baca Juga :  Tinawati Andra Soni Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Kerajinan Rajut

“Efisiensi bukan sekadar pemotongan anggaran, tetapi pengalihan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Andra Soni.

Selain sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur desa juga menjadi prioritas melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Pada 2025, sebanyak 62 ruas jalan desa dibangun, terutama di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Menurut Andra Soni, kebijakan tersebut meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses transportasi yang lebih baik.

Di sektor pertanian, Pemprov Banten juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 111 pada 2025. Capaian itu dinilai mencerminkan peningkatan kesejahteraan petani serta keselarasan dengan arah pembangunan nasional yang berfokus pada penguatan wilayah.

Baca Juga :  Sosialisasikan Permendagri Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2024

Sementara itu, Raja Juli Antoni menilai capaian pembangunan Pemprov Banten menunjukkan bahwa kebijakan publik yang lahir melalui proses politik mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep serta mengajak seluruh kader untuk terus menghadirkan solusi melalui jalur politik yang berintegritas.

*Red*

Bagikan Artikel Ini