Akuatik Tangsel Optimalkan Festival Renang untuk Memperkuat Pembinaan dan Meningkatkan Prestasi Atlet

4 Menit Baca

BSD, katamedia.co.id – Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memantapkan pembinaan atlet melalui penyelenggaraan Festival Renang Antar Pelajar dan Perkumpulan Piala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang Selatan 2026. Kejuaraan yang berlangsung di Kolam Renang Damai Indah Golf BSD, Sabtu (25/7/2026), mendapat apresiasi dari Akuatik Provinsi Banten karena dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak bibit atlet berprestasi sekaligus memperkuat ekosistem olahraga renang di Kota Tangerang Selatan.

Festival yang diikuti sekitar 500 atlet dari berbagai klub renang di Tangerang Selatan dan wilayah sekitarnya itu menjadi salah satu kompetisi terbesar yang diselenggarakan Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan sejak kepengurusan baru terbentuk.

Ketua Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan, Masruri Bejo, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi tonggak awal yang akan dijadikan agenda rutin tahunan sebagai bagian dari pembinaan atlet renang di Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Polemik Mukota Kadin Tangsel Menguat: IMS Associate Laporkan Dugaan Penipuan Rp600 Juta ke Polres

“Alhamdulillah, ini menjadi event perdana yang kami selenggarakan. Insya Allah akan menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet renang di Kota Tangerang Selatan,” ujar Masruri kepada awak media.

Menurutnya, dukungan dari Akuatik Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, serta seluruh klub renang yang berpartisipasi menjadi faktor penting dalam suksesnya penyelenggaraan festival tersebut.

“Kehadiran perwakilan Akuatik Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas,” katanya.

Masruri menjelaskan seluruh peserta akan memperoleh sertifikat sebagai rekam jejak prestasi yang dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet ke depan.

Untuk memperkuat pembinaan atlet, Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan. Pada awal Agustus akan digelar Kejuaraan Renang Antar Klub tingkat Kota Tangerang Selatan, kemudian dilanjutkan Kejuaraan Renang Banten (Kejurda) dengan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah. Menjelang Pekan Olahraga Kota (Porkot) pada Oktober mendatang, organisasi juga akan kembali menggelar kejuaraan sebagai bagian dari pemantapan prestasi atlet.

Baca Juga :  LKPj 2025 Rampung Dibahas, Pemprov Banten Siapkan Langkah Perbaikan Strategis

“Semua agenda ini diarahkan untuk membentuk atlet yang mampu berprestasi dan menjadi kekuatan Tangerang Selatan dalam berbagai kejuaraan,” jelasnya.

Saat ini Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan membina 21 atlet yang menjalani latihan secara rutin sebagai persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.

Masruri menegaskan proses pembinaan atlet usia dini tidak berhenti pada kejuaraan ini. Pihaknya akan melakukan seleksi secara berkala untuk menjaring bibit-bibit baru sebagai bagian dari regenerasi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten.

“Kami akan melakukan seleksi rutin untuk mencari bibit-bibit atlet muda sebagai regenerasi. Pembinaan harus berjalan terus agar prestasi tidak terputus,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa HMI Desak BPN Tangsel Usut Dugaan Mafia Tanah Babakan, Kepala Kantor Turun Temui Massa

Saat ini tercatat sekitar 17 klub renang telah memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan.

Di balik meningkatnya potensi atlet renang, Masruri mengakui keterbatasan fasilitas latihan masih menjadi tantangan utama. Hingga kini sebagian besar atlet masih memanfaatkan kolam renang milik swasta karena belum tersedia fasilitas renang yang dibangun pemerintah secara khusus.

“Tantangan terbesar kami saat ini adalah fasilitas. Potensi atlet di Tangerang Selatan sangat besar, tetapi sarana latihan yang dimiliki pemerintah masih sangat terbatas,” ungkapnya.

Meski demikian, ia optimistis dukungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap pengembangan olahraga akan terus meningkat seiring bertambahnya prestasi atlet daerah.

“Kami berharap ke depan Kota Tangerang Selatan memiliki fasilitas kolam renang yang representatif sehingga pembinaan atlet bisa lebih maksimal,” katanya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini