Muslimat NU Genap 80 Tahun, Wagub Banten Hadiri Puncak Acara Bersama Ribuan Jemaah di Banten

2 Menit Baca

KABUPATEN SERANG – Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama yang dirangkaikan dengan Halalbihalal Pengurus Wilayah Muslimat NU Banten di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Kabupaten Serang, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 3.000 jemaah.

Dalam sambutannya, Dimyati mengajak kaum perempuan untuk menjadi sosok tangguh, terampil, dan tawaduk. Ia menegaskan bahwa perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran penting sebagai pendidik generasi penerus bangsa.

Menurutnya, peringatan Harlah juga harus menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya Muslimat NU yang berawal dari Muktamar NU ke-13 tahun 1938 di Menes.

Baca Juga :  Pemprov Banten Gembleng 50 Pemuda Lintas Organisasi Bentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

“Ibu-ibu Muslimat NU memiliki toleransi tinggi, semangat berdakwah, serta loyalitas kuat terhadap bangsa, negara, dan keluarga,” ujar Dimyati.

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa Banten memiliki kedekatan historis dengan Muslimat NU karena gagasan keterlibatan perempuan di NU pertama kali mencuat di Menes.

Tahun ini, Harlah ke-80 Muslimat NU mengusung tema Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sekaligus Ketua PP Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi, menyebut Muslimat NU sebagai organisasi perempuan terbesar di dunia dengan anggota lebih dari 32 juta orang. Menurutnya, Muslimat NU selama delapan dekade konsisten menjaga nilai Islam rahmatan lil alamin dan menjadi penopang bangsa.

Baca Juga :  Bupati Serang Ajak Warga Saling Mengingatkan Bahaya Narkoba

Ketua PW Muslimat NU Banten, Ratu Rachmatuzakiyah, menambahkan bahwa sebelum acara puncak digelar, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan untuk pencegahan stunting, kunjungan ke rumah perlindungan lansia, serta ziarah ke makam Nyai Siti Sarah.

*Red*

Bagikan Artikel Ini