Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Tekan Stunting Lewat Pra-Musrenbang Tematik

2 Menit Baca

CIPUTAT – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya penanganan dan pencegahan stunting melalui evaluasi serta sinergi lintas sektor.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, saat membuka Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang digelar oleh Bappelitbangda di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Bambang menegaskan komitmen Pemkot Tangsel untuk menurunkan angka stunting setiap tahunnya. Ia menyebut, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mencapai target tersebut.

“Hari ini kita berkumpul untuk menyatukan visi dan misi serta menyamakan langkah dalam perencanaan Pra-Musrenbang dengan tematik stunting,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Luncurkan TangselOne, Semua Layanan Publik Kini dalam Satu Aplikasi

Ia menjelaskan, target penurunan stunting di Tangsel cukup ambisius, yakni sebesar 7,54 persen pada 2026 dan 7,05 persen pada 2027.

Menurutnya, Pra-Musrenbang menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi secara terbuka dan objektif agar target yang ditetapkan dapat dicapai secara realistis.

“Program penurunan dan pencegahan stunting ini harus berjalan optimal dan mencapai target yang telah ditentukan,” tegasnya.

Bambang juga menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan sejak dini guna mencegah dampak jangka panjang yang merugikan bagi generasi mendatang.

Baca Juga :  Publik Soroti Dugaan Mandeknya Penegakan Hukum Kasus Korupsi di Tangsel

Ia menambahkan, upaya tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Diperlukan komunikasi dan koordinasi yang kuat antara koordinator lapangan dengan dinas teknis terkait.

“Saya berharap pola komunikasi dan koordinasi ini benar-benar terbangun dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tangerang Selatan,” pungkasnya.

*Hadi*

DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini