Yaga Yingde Group Ltd Berikan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Kurang Mampu dan Berprestasi di Tangsel

2 Menit Baca

Tangsel, katamedia.co.id – Yaga Yingde Group Ltd terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan.

Perusahaan ini memberikan bantuan pendidikan kepada siswa berprestasi dan kurang mampu, termasuk anak yatim, piatu, dan dhuafa di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pada Sabtu, 13 Juli 2024, bantuan diberikan kepada Danish, siswa kelas 6 SD Rawabuntu 3 yang tinggal di Ciater, Serpong, Tangsel.

Junaidi Rusli, Koordinator CSR Yaga Yingde Group Ltd di Tangsel, mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan meliputi beasiswa uang tunai dan perlengkapan sekolah.

Baca Juga :  Avanza Tertimpa Tiang Telepon dan Pohon Roboh di Aria Putra, Lalu Lintas Sempat Tersendat

“Bantuan uang tunai senilai Rp1.000.000 akan diberikan setiap bulan kepada Danish hingga ia lulus SD. Bantuan ini bisa berlanjut ke jenjang berikutnya jika Danish dapat mempertahankan prestasi akademiknya,” jelas Junaidi.

Junaidi menambahkan bahwa bantuan serupa akan diberikan kepada siswa-siswa berprestasi lainnya, terutama yang berasal dari golongan kurang mampu.

“Setelah Danish, kami akan menyasar siswa-siswi berprestasi lainnya, khususnya anak yatim dan dhuafa. Bantuan akan berjenjang mulai dari SD sebesar Rp1 juta, SMP Rp1,5 juta, SMA Rp2 juta, bahkan hingga mahasiswa,” tambah Junaidi.

Baca Juga :  Jalan Sehat ! Komunitas Seni Budaya Betawi Meriahkan HUT RI di CBD Karang Tengah

Untuk mengajukan bantuan pendidikan dari Yaga Yingde Group Ltd, Junaidi menjelaskan bahwa teknis pengajuannya cukup sederhana.

“Setiap grup WhatsApp yang beranggotakan 12 orang dapat merekomendasikan satu siswa untuk menerima bantuan pendidikan. Ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Yaga Yingde Group Ltd adalah perusahaan internasional yang berinvestasi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Program bantuan pendidikan ini ditargetkan untuk menjangkau 10.000 anak tidak mampu di seluruh Indonesia.

“Perusahaan ini mengalokasikan 10 persen dari keuntungannya setiap tahun untuk donasi kegiatan sosial,” terang Junaidi.

Baca Juga :  Satgas PKH Evaluasi Kinerja, Menhan Sjafrie Tekankan Sinergi Antar Kementerian

Di Tangsel, Junaidi menyatakan bahwa tim mereka akan bergerak cepat agar bantuan dapat terserap secara maksimal.

“Semakin banyak anak yang tertolong, semakin baik untuk masa depan bangsa kita. Selain di Tangsel, wilayah lain juga sudah mulai bergerak dengan tim masing-masing. Ke depan, kami akan melibatkan pemerintah daerah dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) agar acara bisa lebih besar dan bantuan dapat diterima oleh lebih banyak peserta didik yang membutuhkan,” pungkasnya. (Red)

Bagikan Artikel Ini