Lestarikan Kearifan Lokal, Dimyati Dukung Komunitas Pecinta Ayam Pelung

2 Menit Baca

SERANG, katamedia.co.id – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendukung upaya pelestarian ayam pelung melalui kegiatan kontes suara yang melibatkan komunitas peternak dan penggemar ayam pelung. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi sarana menjaga kearifan lokal sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

Dukungan itu disampaikan Dimyati saat menghadiri kontes suara ayam pelung yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Peternak dan Penggemar Ayam Pelung (HIPPAP) Nusantara Provinsi Banten di Teras Kaibon, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga :  Dinkes Kota Tangsel Pastikan Layanan Kesehatan Optimal Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati mengajak masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun kebersamaan. Menurutnya, kegiatan komunitas dapat menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

Ia mengibaratkan keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat seperti suara ayam pelung yang memiliki karakter khas dan berbeda dari ayam pada umumnya. Keunikan tersebut justru menjadi daya tarik yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Dimyati menilai, kontes ayam pelung tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat berperan dalam mempertahankan tradisi serta memperkenalkan keunikan ayam pelung kepada masyarakat luas.

Baca Juga :  Haflatul Quran Al Izzah, Wagub Dimyati Soroti Pentingnya Ilmu Agama untuk Generasi Muda

Meski demikian, ia mengingatkan agar kegiatan tersebut tetap berjalan secara positif dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum, termasuk perjudian.

“Ini harus dilestarikan karena keunikannya,” ujar Dimyati.

Sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas, Dimyati juga memberikan tambahan hadiah bagi para peserta. Sebelumnya, panitia telah menyiapkan hadiah berupa domba bagi pemenang kontes.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah, tidak hanya dari Provinsi Banten, tetapi juga dari Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Keterlibatan peserta lintas daerah menunjukkan bahwa kontes ayam pelung dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperluas ruang pelestarian tradisi di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wapres Gibran dan Wagub Banten Tinjau Pabrik Tangkas Motor Listrik di Balaraja

Melalui kegiatan semacam ini, pelestarian ayam pelung diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini