Pemkot Tangsel Perkuat Penanganan Banjir, Pilar Tinjau Proyek Turap dan Pompa di Pondok Aren

4 Menit Baca

Tangsel, katamedia.co.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pengendalian banjir melalui pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau tiga titik proyek penanganan banjir di Kecamatan Pondok Aren, Kamis (8/10/2026), guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu.

Tiga lokasi yang dikunjungi Pilar meliputi pembangunan turap dan pompa di kawasan Pasar Ceger, pembangunan turap di Taman Mangu Indah, serta pembangunan turap di Pondok Safari.

Pilar menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan tindak lanjut dari identifikasi persoalan banjir yang telah dilakukan sebelumnya. Khusus di kawasan Taman Mangu Indah yang berseberangan dengan Pasar Ceger, proses perencanaan telah disusun pada 2025 dan pelaksanaan pembangunan dilakukan pada 2026.

“Untuk Taman Mangu Indah itu berseberangan dengan Pasar Ceger. Kita lakukan peninjauan sekitar tahun lalu, permasalahannya sudah diidentifikasi, kita buat perencanaan di tahun 2025, lalu pelaksanaannya di tahun 2026 ini,” ujar Pilar.

Baca Juga :  Kebersamaan Modal Dasar Percepatan Pembangunan

Berdasarkan hasil pemantauan, progres pembangunan turap di Taman Mangu Indah telah mencapai sekitar 90 persen. Pekerjaan yang dilakukan mencakup pembangunan turap beton sebagai pengganti turap batu kali, perbaikan jalan beton, serta penyiapan infrastruktur pompa untuk mendukung pengendalian aliran air.

Sementara itu, di kawasan Pasar Ceger, Pemkot Tangsel telah menambah dua unit pompa pada tahun ini. Penambahan tersebut ditujukan untuk membantu mengendalikan genangan air di area pasar dan kawasan permukiman di belakangnya yang dihuni sekitar 22 rumah.

Pilar menyampaikan, penambahan pompa di bagian depan Taman Mangu Indah masih menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan ke depan, bergantung pada kebutuhan teknis dan ketersediaan anggaran.

“Di Taman Mangu Indah belum (ada penambahan pompa), baru penyelesaian turap. Ke depan, bila dimungkinkan, kita tambahkan pompa untuk bagian depan, karena di belakang kawasan itu sudah ada beberapa pompa. Mungkin nanti ke depan kita anggarkan lagi untuk penambahan pompa,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Serang dan BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Jaminan Sosial kepada 326 Kades

Adapun pembangunan turap di kawasan Pondok Safari telah selesai sepenuhnya atau mencapai 100 persen. Pilar optimistis pekerjaan di Taman Mangu Indah juga dapat diselesaikan lebih awal dari target akhir tahun, dengan perkiraan rampung pada November 2026.

“Tinggal di Taman Mangu Indah itu mungkin sudah 90 persen. Target selesai di akhir tahun ini, tapi di bulan November ini saya rasa sudah selesai,” jelasnya.

Meski pembangunan turap dan penyediaan pompa menjadi bagian penting dalam penanganan banjir, Pilar menegaskan bahwa upaya tersebut perlu disertai pemeliharaan saluran air dan kebersihan sungai. Kondisi sungai yang bersih dan aliran yang lancar dinilai turut menentukan efektivitas sistem drainase, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Tekan Stunting Lewat Pra-Musrenbang Tematik

Ia pun mengajak perangkat kewilayahan untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatan membersihkan sungai dan saluran air di lingkungan masing-masing. Selain menjaga kebersihan, normalisasi aliran sungai juga diperlukan agar air dapat mengalir dengan baik.

“Saya harap kewilayahan sama-sama bisa menggerakkan warganya untuk membersihkan kali di lingkungan, supaya saat musim penghujan tidak tersendat. Walaupun turapnya sudah kita naikkan, lebih baik kondisi kalinya dinormalisasi supaya bersih,” kata dia.

Pilar berharap seluruh proyek infrastruktur pengendalian banjir di Pondok Aren dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan aliran air tetap lancar sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir di Kota Tangerang Selatan.

*Hadi*

Bagikan Artikel Ini